Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi peran relawan pajak dalam pendampingan pelaporan SPT tahunan melalui sistem coretax di KPP Pratama Pasuruan Shahzada Nashwan; Nayla Ratri Lathifanisa; Nafa Putri Azzahra; Umi Nandiroh
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39500

Abstract

AbstrakKurangnya pemahaman masyarakat terhadap sistem perpajakan digital menjadi tantangan utama dalam meningkatkan kepatuhan pajak di KPP Pratama Pasuruan. Permasalahan yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP), kendala teknis, serta keterbatasan jumlah petugas KPP dalam menghadapi lonjakan WP OP menjelang batas akhir pelaporan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan peran relawan pajak dalam pendampingan pelaporan SPT Tahunan melalui Sistem Coretax. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan lima tahapan: observasi awal, komunikasi dengan petugas KPP, edukasi wajib pajak, pendampingan one-on-one, dan evaluasi. Sasaran kegiatan sebanyak 50 WP OP dari tiga segmen (karyawan, wiraswasta, pensiunan) yang dilayani oleh 10 relawan mahasiswa dari Tax Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB UNISMA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman WP OP dari 2,3 menjadi 4,0 (peningkatan 1,7 poin). Tingkat keberhasilan pendampingan pelaporan SPT mencapai 94% (47 dari 50 WP OP) dan tingkat kepuasan WP OP terhadap layanan relawan mencapai 100% (puas dan sangat puas). Kegiatan ini juga mampu mengurangi kepadatan antrean pelayanan di KPP Pratama Pasuruan. Dampak kegiatan menunjukkan bahwa relawan pajak berperan penting dalam membantu masyarakat memahami perpajakan digital dan mendukung penerapan sistem perpajakan yang lebih modern. Kata kunci: relawan pajak; coretax 2026; pelaporan spt; pendampingan; kepatuhan pajak. AbstractThe lack of public understanding of the digital taxation system is a major challenge in improving tax compliance at the Pasuruan Tax Office. The problems faced include low digital literacy of individual taxpayers, technical constraints, and the limited number of tax officers in dealing with the surge of taxpayers approaching the reporting deadline. This community service activity aims to optimize the role of tax volunteers in assisting the Annual Tax Return reporting through the Coretax System. The method used is a community-based participatory approach with five stages: initial observation, communication with tax officers, taxpayer education, one-on-one assistance, and evaluation. The target of the activity was 50 individual taxpayers from three segments (employees, entrepreneurs, retirees) served by 10 student volunteers from the Tax Center of the Faculty of Economics and Business, Islamic University of Malang (FEB UNISMA). The results showed an increase in the average understanding of taxpayers from 2.3 to 4.0 (an increase of 1.7 points). The success rate of tax return reporting assistance reached 94% (47 out of 50 taxpayers) and the satisfaction rate of taxpayers towards volunteer services reached 100% (satisfied and very satisfied). This activity also reduced service queue congestion at the Pasuruan Tax Office. The impact of the activity shows that tax volunteers play an important role in helping the public understand digital taxation and support the implementation of a more modern tax system. Keywords: tax volunteers; coretax 2026; tax return reporting; assistance; tax compliance.