Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Introduksi teknologi pengemasan dan penyimpanan produk olahan berbasis ikan pada kelompok nelayan di Bintaro, Ampenan Lingga Gita Dwikasari; Eko Basuki; I Wayan Sweca Yasa; Satrijo Saloko; Dody Handito
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.34834

Abstract

AbstrakKelompok nelayan di Kelurahan Bintaro, Ampenan, masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengemasan serta penyimpanan produk olahan ikan, sehingga kualitas dan daya simpan produk belum optimal. Padahal, penerapan teknik pengemasan dan penyimpanan yang tepat merupakan faktor penting dalam menjaga keamanan pangan, memperpanjang umur simpan, dan meningkatkan daya saing produk perikanan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan bersama kelompok nelayan di Kelurahan Bintaro, Ampenan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam pengemasan dan penyimpanan produk olahan ikan. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahapan, yaitu sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Pada tahap sosialisasi, peserta diperkenalkan pada konsep dasar pengemasan dan penyimpanan pangan, termasuk manfaat penggunaan kemasan food grade serta prinsip penyimpanan dingin dan beku. Tahap demonstrasi dilakukan untuk memperkenalkan teknik pengemasan vakum sederhana, pembuatan label produk, serta cara penyimpanan yang tepat. Selanjutnya, peserta dilibatkan dalam praktik mengemas produk olahan ikan seperti nugget, sosis, dan bakso, sekaligus mencoba penyimpanan pada suhu berbeda untuk memahami pengaruhnya terhadap mutu produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengoperasikan alat pengemas vakum sederhana dan memahami pentingnya penyimpanan dingin dan beku dalam mempertahankan kualitas produk lebih lama dibandingkan suhu ruang. Selain keterampilan teknis, kegiatan ini menumbuhkan motivasi bagi nelayan untuk mulai mengembangkan usaha rumah tangga berbasis produk olahan ikan. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas nelayan dalam pengolahan pangan, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir dari penjual ikan segar menjadi produsen produk olahan yang bernilai tambah dan berkelanjutan. Kata kunci: pengemasan; penyimpanan; produk olahan ikan; nelayan. AbstractThis community service program was carried out with a fishermen’s group in Bintaro Subdistrict, Ampenan, aiming to enhance their knowledge and skills in packaging and storage of fish-based processed products. The program was implemented through three stages: socialization, demonstration, and hands-on practice. In the socialization stage, participants were introduced to the basic concepts of food packaging and storage, including the use of food-grade packaging and the principles of cold and frozen storage. The demonstration stage introduced simple vacuum packaging techniques, product labeling, and proper storage methods. In the hands-on practice stage, participants were involved in packaging fish nuggets, fish sausages, and fish meatballs, as well as storing them under different temperature conditions to observe differences in product quality. The results showed that participants were able to operate simple vacuum packaging tools and gained an understanding of the importance of cold and frozen storage in maintaining product quality for longer periods compared to room temperature. Beyond technical skills, the program also fostered motivation among fishermen to develop home-based businesses producing fish-based processed products with better standards. Thus, this activity not only improved fishermen’s capacity in food processing but also encouraged a transformation from fresh fish sellers to producers of value-added and sustainable processed fish products. Keywords: packaging; storage; processed fish products; fishermen.