Andika Apriansyah
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MADRASAH SEBAGAI AGEN MOBILITAS SOSIAL: KAJIAN TEORITIS ATAS PERAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRANSFORMASI KELAS DAN STRUKTUR MASYARAKAT Andika Apriansyah; Abdullah Idi; Karoma Karoma; Yulia Tri Samiha
AT-TAJDID Vol 10 No 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v10i1.5055

Abstract

Studi ini menyoroti kontribusi madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam dalam memfasilitasi mobilitas sosial di Indonesia. Melalui tinjauan literatur sistematis, dilakukan analisis mengenai hubungan antara pendidikan madrasah, peningkatan status sosial-ekonomi, dan pergeseran struktur kelas masyarakat. Temuan menunjukkan bahwa madrasah melampaui fungsi dasarnya sebagai penyampai nilai-nilai agama; mereka menjadi saluran vital untuk mobilitas sosial vertikal bagi kelas menengah bawah. Akses terhadap pendidikan yang terjangkau, dikombinasikan dengan keterampilan akademik dan agama, memungkinkan madrasah untuk memberikan peluang bagi segmen masyarakat yang sebelumnya terpinggirkan dari sistem pendidikan formal. Namun, efektivitas peran ini sangat bergantung pada faktor internal, seperti kualitas pengajaran dan kurikulum, serta faktor eksternal, termasuk kebijakan pemerintah dan dinamika pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, memperkuat kapasitas madrasah untuk menyelaraskan kompetensi agama dengan keterampilan abad ke-21 merupakan langkah krusial dalam memaksimalkan dampaknya terhadap transformasi sosial. This study highlights the contribution of madrasahs as Islamic educational institutions in facilitating social mobility in Indonesia. Through a systematic literature review, an analysis was conducted on the relationship between madrasah education, socio-economic status improvement, and shifts in the class structure of society. The findings reveal that madrasahs transcend their basic function as conveyors of religious values; they become a vital channel for vertical social mobility for the lower-middle class. Access to affordable education, combined with academic and religious skills, enables madrasahs to provide opportunities for segments of society that were previously marginalized from the formal education system. However, the effectiveness of this role is highly dependent on internal factors, such as teaching quality and curriculum, as well as external factors, including government policy and labor market dynamics. Therefore, strengthening the capacity of madrasahs to align religious competence with 21st-century skills is a crucial step in maximizing their impact on social transformation.