Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi sistem informasi pelayanan administrasi kelurahan (SIPAKEL) berbasis web untuk digitalisasi administrasi pengajuan surat di Kelurahan Wergu Kulon Nanda Lutfi Rizqiyanto; Diana Laily Fithri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39666

Abstract

Abstrak Pelayanan administrasi persuratan di Kelurahan Wergu Kulon saat ini masih dilakukan secara manual, yang menyebabkan proses pelayanan menjadi lambat, rentan terhadap kesalahan pencatatan, dan memiliki transparansi yang rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kelurahan (SIPAKEL) berbasis web guna mendigitalisasi layanan administrasi persuratan secara end-to-end. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada 12 Januari hingga 21 Februari 2026 di Kelurahan Wergu Kulon, Kota Kudus, dengan melibatkan 3 perangkat kelurahan sebagai mitra utama, yaitu Kepala Kelurahan, Sekretaris Kelurahan, dan staf operator administrasi, serta 1 orang perwakilan pengurus RT dan warga sebagai pengguna sistem. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall, mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Secara kualitatif, hasil dari kegiatan ini adalah beroperasinya SIPAKEL (berbasis PHP Native dan MySQL) yang menerapkan empat hak akses utama (Warga, RT, Operator, Admin), serta dilengkapi fitur audit log dan notifikasi real-time untuk menjamin akuntabilitas data. Secara kuantitatif, sistem ini dirancang untuk mengurai antrian secara terukur, dimana digitalisasi sistem serupa terbukti mampu memangkas waktu tunggu pelayanan dari 2-3 hari menjadi 1 hari kerja saja. Secara keseluruhan, sistem ini diharapkan dapat mewujudkan tata kelola pelayanan yang lebih tertib, cepat, dan modern. Kata kunci: digitalisasi; pelayanan publik; sistem informasi; kelurahan; SIPAKEL. Abstract The administrative letter service in Wergu Kulon Subdistrict is currently still carried out manually, which causes the service process to be slow, prone to recording errors, and has low transparency. This community service activity aims to implement a Web-based Subdistrict Administrative Service Information System (SIPAKEL) to digitize administrative letter services end-to-end. The community service activity was carried out from January 12 to February 21, 2026, in Wergu Kulon Subdistrict, Kudus City, involving 3 subdistrict officials as main partners, namely the Head of Subdistrict, Subdistrict Secretary, and administrative operator staff, as well as 1 representative of the RT management and residents as system users. The method used is a Participatory Action Research (PAR) approach combined with the Waterfall software development method, covering the stages of requirements analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. Qualitatively, the result of this activity is the operation of SIPAKEL (based on PHP Native and MySQL) which implements four main access rights (Citizen, Neighborhood, Operator, Admin), and is equipped with audit log features and real-time notifications to ensure data accountability. Quantitatively, this system is designed to manage queues in a measurable manner, where the digitization of a similar system has been proven to reduce service waiting time from 2-3 days to only 1 working day. Overall, this system is expected to realize a more orderly, faster, and modern service management. Keywords: digitalization; public service; information system; village administration; SIPAKEL.