Taufik Burhanudin Azis
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN AGAMA DAN RELIGIUSITAS DALAM KEHIDUPAN MANUSIA Taufik Burhanudin Azis; Zaenal Arifin
AT-TAJDID Vol 10 No 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v10i1.5187

Abstract

Dalam kehidupan modern berbagai permasalahan moral dan sosial semakin sering muncul dalam kehidupan masyarakat. Fenomena seperti menurunnya kepedulian sosial, meningkatnya individualisme, serta melemahnya nilai-nilai moral menunjukkan adanya tantangan dalam menjaga keseimbangan antara perkembangan sosial dan pembentukan karakter individu. Dalam konteks tersebut, agama dan religiusitas dipandang memiliki peran penting dalam membentuk nilai, orientasi kehidupan, serta perilaku sosial individu. Namun demikian, kajian mengenai bagaimana religiusitas mempengaruhi pembentukan nilai kehidupan, perilaku sosial, serta sikap moral individu masih memerlukan analisis yang lebih komprehensif melalui kajian literatur ilmiah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran agama dan religiusitas dalam membentuk nilai dan orientasi kehidupan individu, mengkaji pengaruh religiusitas terhadap perilaku sosial dalam masyarakat, serta mengidentifikasi bagaimana internalisasi nilai-nilai agama mempengaruhi sikap moral dan interaksi sosial individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap berbagai buku dan artikel jurnal ilmiah yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama yang berkaitan dengan peran religiusitas dalam kehidupan individu dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk sistem nilai, memperkuat identitas moral individu, serta mendorong berkembangnya perilaku prososial seperti empati, altruism, dan solidaritas sosial dalam masyarakat. In modern society, characterized by rapid technological development, globalization, and dynamic social change, various moral and social challenges have increasingly emerged. Phenomena such as declining social concern, rising individualism, and weakening moral values indicate significant challenges in maintaining a balance between social development and the formation of individual character. In this context, religion and religiosity are considered important factors in shaping individual values, life orientation, and social behavior. However, studies examining how religiosity influences the formation of life values, social behavior, and moral attitudes still require more comprehensive analysis through systematic academic review. Therefore, this study aims to analyze the role of religion and religiosity in shaping individual values and life orientation, examine the influence of religiosity on social behavior in society, and identify how the internalization of religious values affects moral attitudes and social interactions. This study employs a qualitative approach using the Systematic Literature Review (SLR) method by analyzing relevant books and scientific journal articles published within the last ten years. The collected data were analyzed thematically to identify major patterns related to the role of religiosity in individual and social life. The findings indicate that religiosity plays a significant role in shaping value systems, strengthening individuals’ moral identity, and encouraging the development of prosocial behaviors such as empathy, altruism, and social solidarity within society.
KONSEP PEMIKIRAN TASAWUF IMAM AL JUNAID AL BAGHDADI Taufik Burhanudin Azis
AT-TAJDID Vol 9 No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4604

Abstract

Sufisme atau tasawuf merupakan tradisi kebathinan yang dilakukan oleh seorang sufi sejak lama. Tasawuf adalah amalan bathin seorang sufi yang ingin selalu mensucikan dirinya dengan mengadakan hubungan bathin dengan Allah SWT. Dalam ajaran islam tasawuf juga dinamakan thoriqoh. Thoriqoh adalah suatu jalan yang digunakan sebagai wasilah ma’rifat untuk sampai  kepada sang pencipta Allah SAW. Namun dari berbagai macam aliran tasawuf jalan thoriqoh yang digunakan oleh seorang sufi antara yang satu dengan yang lainnya tentu tidak sama bahkan ada yang berbeda walaupun pada dasarnya dengan jalan yang berbeda mempunyai tujuan yang sama yaitu mendekatkan diri kepada Allah SAW sang maha pencipta dan pengatur alam semesta. Dalam artikel ini mengungkapkan bagaimana konsep pemikiran tasawuf Imam Junaid al Baghdadi terhadap tiga konsep pemikiran tasawuf atau tri konsep utama yaitu mistsaq (perjanjian), fana (peleburan), dan tauhid (penyatuan). Tiga konsep inilah yang digunakan oleh Imam Junaid Al Baghdadi sebagai jalan thoriqoh dalam ber ma’rifat kepada Allah SWT.Sufism, or Sufism, is a spiritual tradition practiced by Sufis for a long time. Sufism is the inner practice of a Sufi who seeks to purify himself by establishing an inner connection with Allah SWT. In Islamic teachings, Sufism is also called tariqah (tradition). Tariqah is a path used as a means of gaining knowledge (ma'rifat) to reach the Creator, Allah SWT. However, among the various schools of Sufism, the path of tariqah used by Sufis varies from one to another, and some even differ, although essentially, all different paths have the same goal: to draw closer to Allah SWT as the Supreme Creator. This article explains how Imam Junaid al-Baghdadi's Sufi thought relates to three main concepts of Sufism: mistsaq (covenant), fana (fusion), and tauhid (unification). These three concepts were used by Imam Junaid al-Baghdadi as the path of tariqah in gaining knowledge (ma'rifat) of Allah SWT.