Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Tingkat Keretanan Daerah dalam Menghadapi Bencana di Kota Cirebon Andhika Putra Ilhami; Muhammad Naufal Tamam Sartono; Bintang Sandi Pratama Darmatin; Dian Prima Sari; Muzani Jalalludin
Jurnal Sains Geografi Vol 4 No 1 (2026): JURNAL SAINS GEOGRAFI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSG.v4i1.05

Abstract

Penelitian ini memetakan kerentanan bencana hidrometeorologi di Kota Cirebon berdasarkan dimensi sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan menggunakan pembobotan spasial tingkat kecamatan. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata indeks kerentanan kota tergolong rendah (0,30). Secara spasial, 68,87% wilayah (Kecamatan Harjamukti, Lemahwungkuk, dan Pekalipan) masuk kategori kerentanan rendah yang didukung oleh elevasi tinggi dan ketahanan ekonomi. Sebaliknya, 31,13% wilayah berada pada kategori kerentanan sedang, yakni di wilayah padat penduduk Kesambi dan Kejaksan. Meski cakupan areanya relatif kecil, Kejaksan mencatatkan skor kerentanan tertinggi (0,40) akibat tekanan lingkungan pesisir dan kerentanan sosial yang tinggi. Temuan ini menegaskan adanya hotspot risiko spesifik yang memerlukan intervensi prioritas di balik status kerentanan kota yang secara agregat rendah. Sebagai tindak lanjut, studi ini merekomendasikan mitigasi struktural (seperti perbaikan drainase dan restorasi ekosistem pesisir) diprioritaskan pada kawasan kerentanan sedang. Sementara itu, untuk wilayah berkerentanan rendah, fokus penanganan perlu diarahkan pada penguatan kapasitas adaptif masyarakat serta pengendalian tata ruang guna mempertahankan stabilitas kawasan.