Neri Widya Ramailis
Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Riau, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIFITAS STRATEGI DP2KBP3A DALAM PENANGANAN ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM: STUDI KASUS DI DP2KBP3A KABUPATEN ROKAN HILIR FIRLINADI ABDILAH; Neri Widya Ramailis
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7407

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap perlindungan anak, khususnya anak yang berhadapan dengan hukum di Kabupaten Rokan Hilir. DP2KBP3A sebagai instansi daerah memiliki peran penting dalam memberikan penanganan, pendampingan, dan perlindungan bagi anak agar hak-haknya tetap terpenuhi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan efektivitas strategi DP2KBP3A dalam menangani anak berhadapan dengan hukum di Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini juga bertujuan mengidentifikasi hambatan yang memengaruhi pelaksanaan strategi tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan dari DP2KBP3A serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penanganan yang dilakukan DP2KBP3A meliputi pendampingan, konseling, koordinasi lintas sektor, dan reintegrasi sosial. Namun, efektivitas pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, koordinasi antarinstansi yang belum maksimal, serta pengaruh keluarga dan stigma masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sumber daya, koordinasi, dan dukungan berbagai pihak agar penanganan anak berhadapan dengan hukum dapat berjalan lebih efektif. Kesimpulannya, strategi DP2KBP3A sudah berjalan, tetapi masih perlu ditingkatkan agar perlindungan dan penanganan anak berhadapan dengan hukum lebih optimal.