Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Anonimitas sebagai Faktor Pemicu Konflik Digital dan Implikasinya terhadap Kesehatan Mental di Media Sosial Arin Nurhidayah; Rijal Faturohman; Ahmad Luhi Sanusi Wijaya; Eka; Ratna Sari Dewi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7513

Abstract

Pertumbuhan media sosial membawa manfaat dalam hal komunikasi, tetapi fitur anonim yang ada pada platform digital dapat memicu masalah seperti perundungan siber. Anonimitas memberikan kesempatan bagi pengguna untuk berinteraksi tanpa mengungkapkan identitas asli mereka, memungkinkan orang untuk bertindak tanpa rasa takut akan konsekuensi. Hal ini menyebabkan berkurangnya empati dan tanggung jawab sosial, yang pada gilirannya memicu perilaku agresif dan pelecehan online. Individu yang menjadi korban dalam konflik digital sering mengalami tekanan mental, termasuk stres, kecemasan, sampai kondisi depresi dan bahkan munculnya pikiran untuk bunuh diri. Penelitian ini memanfaatkan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menelaah literatur yang berkaitan dengan anonimitas, konflik digital, serta kesehatan mental di media sosial. Temuan dari tinjauan menunjukkan bahwa anonimitas secara signifikan mengarah pada peningkatan perilaku agresif (Cyberbullying) serta memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental para korban seperti kecemasan dan depresi. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan literasi digital, kebijakan anti-perundungan online, dan dukungan dari orang tua atau pendidik untuk mencegah penyalahgunaan anonimitas dan melindungi kesehatan mental pengguna muda.