Tria Anugrah Lestari
Pendidikan Pancasila dan Kerwarganegaraan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Keuangan Digital sebagai Instrumen Resolusi Konflik dan Perlindungan Konsumen Teresa Stefny Valentine; Siti Nazwa Holidaziah; Tria Anugrah Lestari; Dewi Affyati; Faruq Fadhillah Alawi; Ratna Sari Dewi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7514

Abstract

Transformasi digital di sektor keuangan telah meningkatkan penggunaan layanan keuangan digital, khususnya mobile banking, di kalangan mahasiswa sebagai generasi digital native. Namun, tingginya tingkat penggunaan belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi keuangan digital yang memadai, sehingga menimbulkan kesenjangan antara pemanfaatan teknologi dan pemahaman terhadap risiko transaksi, keamanan sistem, serta perlindungan data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, literasi digital, dan persepsi risiko terhadap penggunaan mobile banking sekaligus mengkaji peran literasi keuangan digital sebagai instrumen resolusi konflik dan perlindungan konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap 272 mahasiswa pengguna mobile banking di Kota Semarang. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, literasi digital, dan persepsi risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan mobile banking, baik secara parsial maupun simultan, dengan literasi keuangan sebagai variabel paling dominan. Selain itu, literasi keuangan digital terbukti meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan konflik transaksi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penipuan dan penyalahgunaan data pribadi. Temuan ini menegaskan bahwa literasi keuangan digital berperan sebagai instrumen edukatif sekaligus mekanisme preventif dalam memperkuat perlindungan konsumen di era transformasi sistem keuangan berbasis teknologi.