Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh literasi keuangan, teknologi keuangan, dan kemampuan menyusun laporan keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM sektor perdagangan di Kabupaten Buleleng yang berjumlah 18.129 UMKM. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling serta perhitungan rumus Slovin sehingga diperoleh sebanyak 100 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dukungan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang diukur menggunakan Skala Likert. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa literasi keuangan memberikan pengaruh yang bernilai positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, teknologi keuangan juga memiliki pengaruh yang bernilai positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, kemampuan menyusun laporan keuangan turut menunjukkan pengaruh yang bernilai positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut terbukti memiliki pengaruh yang bernilai positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi, variabel literasi keuangan, teknologi keuangan, dan kemampuan menyusun laporan keuangan mampu menjelaskan variasi kinerja keuangan UMKM sebesar 45,1%, sedangkan sisanya sebesar 54,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Penelitian ini masih terbatas pada penggunaan faktor internal, sehingga penelitian selanjutnya diharapkan dapat mempertimbangkan faktor eksternal agar hasil penelitian yang diperoleh menjadi lebih luas dan mampu meningkatkan nilai koefisien determinasi.