M. Miftahun Najib
IAI Hasanuddin Pare

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implikasi Qira’ah  Ibn Katsir Terhadap Penafsiran Surat al-Baqarah Muhammad Zamroji; Evi Faqihatunnisa’; M. Miftahun Najib
AR ROSYAD: Jurnal Keislaman dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): al-Qur'an and Hermeneutik
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/0jcter32

Abstract

Abstract: Al-Qur’an diturunkan dengan berbagai bentuk bacaan. Dalam kajian ‘ulu>m al- Qur’a>n, hal ini dijelaskan dalam salah satu cabang ilmu al-Qur’an yaitu ilmu qira>’a>t. Qira>’a>t tersebut terbagi menjadi beberapa kategori, seperti mutawatir, mashur, ahad, dsb. Salah satu bagian dari qira>’a>t tujuh yaitu qira>’ah Ibn Kathi>r yang oleh para ulama’ diklasifikasikan sebagai qira>’ah mutawatir. Penelitian ini fokus pada Implikasi Qira>’ah Ibn Katsir terhadap penafsiran surat al-Baqarah yang memfokuskan pembahasan pada surat al-Baqarah. Tujuannya adalah untuk mengkaji qira>’at Ibn Kathi>r dalam aspek utama implikasi bacaan Ibn Kathi>r terhadap tafsir ayat-ayat dalam surat tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), yakni melakukan penelitian yang sumber datanya pada buku, jurnal, artikel dan lain sebagainya sebagaimana berkaitan dengan qira>’ah Ibn Kathi>r. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan historis, yaitu mengkaji sejarah munculnya qira>’a>t, perkembangan, maupun pelaku peristiwa yang berkaitan. Sumber data pada penelitian ini, berisi data primer berupa kitab Faid} al-Bara>ka>t fi sab’ al-Qira>’a>t dan data sekunder berupa buku, jurnal, serta beberapa artikel yang memiliki keterkaitan dalam permasalahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam beberapa ayat di surat al-Baqarah, qira>’ah Ibn Kathi>r ini memberikan dampak terhadap perbedaan pemaknaan. Implikasi yang ditemukan dapat dibagi dalm tiga kategori: (1) Perbedan qira>’ah yang menguatkan makna, (2) Perbedaan qira>’ah yang dapat memberi pilihan makna, (3) Perbedaan qira>’ah yang dapat memberikan perbedaan makna. Oleh karena itu, qira>’ah Ibn Kathi>r tidak hanya menunjukkan keragaman dalam bacaan al-Qur’an, tetapi juga membantu memperluas pemahaman makna ayat dalam penafsiran.
Resepsi Ayat-ayat Thoharoh dan Isrof dalam Pengelolaan Sumber Daya Air dan Sampah di Pondok Pesantren Sirojul Ulum Semanding M. Miftahun Najib; M. Ulil Abshor
AR ROSYAD: Jurnal Keislaman dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): Hadis and Philosophy
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/yp92dz61

Abstract

This study examines the reception of Qur’anic verses on ṭahārah (purification) and isrāf (wastefulness) in the management of water resources and waste at Sirojul Ulum Islamic Boarding School in Semanding. The research is based on the observation that santri’s understanding of Qur’anic teachings often remains theoretical, thus requiring a study on how these verses are received and practiced in daily life. This study employs the Living Qur’an approach with a qualitative-descriptive method through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the reception of ṭahārah is reflected in maintaining environmental cleanliness, conserving water during ablution, and promoting awareness of purity in worship practices. Meanwhile, the reception of isrāf is manifested in waste reduction, proportional use of goods, and sustainable waste management. This reception is not only textual but also functional and practical, forming an ecological ethic rooted in Qur’anic values. Therefore, this research emphasizes the strategic role of Islamic boarding schools in internalizing Qur’anic teachings towards a clean, efficient, and sustainable lifestyle.