Sekolah Dasar Islam Al Abidin menghadapi tantangan dalam pengelolaan layanan bantuan (helpdesk) dan infrastruktur teknologi informasi yang terbatas. Proses penanganan keluhan teknis dan administratif masih berjalan secara manual, tidak terstruktur, serta rentan terhadap miskomunikasi dan kehilangan data laporan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem helpdesk berbasis web yang andal, mudah dikelola, dan aman dengan memanfaatkan teknologi kontainerisasi Docker dan web server NGINX. Metode penelitian mencakup analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara, perancangan sistem (basis data dan arsitektur), implementasi menggunakan stack PHP-MySQL yang dikontainerisasi, serta pengujian fungsional dan infrastruktur. Hasil penelitian menghasilkan sebuah sistem operasional dengan dua dashboard berbasis peran (admin dan user) yang memfasilitasi pelaporan, pelacakan status, dan penyelesaian tiket. Arsitektur berbasis Docker dan NGINX terbukti stabil, portabel, dan efisien dalam penggunaan sumber daya, dengan seluruh fungsi inti sistem berjalan sesuai spesifikasi. Pengujian fungsional (black-box testing) terhadap lima skenario utama login, pembuatan laporan, perubahan status, dan pencarian menunjukkan keberhasilan 100%. Pengukuran kinerja infrastruktur menunjukkan konsumsi memori yang rendah, yaitu di bawah 150 MB untuk kontainer aplikasi dan NGINX, serta sekitar 200 MB untuk kontainer MySQL. Keunggulan sistem terletak pada struktur alur kerja yang terdigitalisasi dan terpusat, serta kemudahan deployment. Keterbatasan sistem mencakup belum adanya notifikasi otomatis dan ketergantungan pada pengetahuan teknis Docker untuk administrasi. Implementasi ini memberikan solusi konkret untuk meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi layanan helpdesk di lingkungan sekolah dasar. Saran pengembangan ke depan meliputi penambahan fitur notifikasi, pengujian beban tinggi, serta penyederhanaan antarmuka administrasi.