Sylvester Kanisius Laku
CPCRes, Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Parahyangan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menakar ‘Yang Kreatif’ dalam Demokrasi Komunikatif Sylvester Kanisius Laku
Sapientia Humana: Jurnal Sosial Humaniora Vol 5 No 02 (2025): 2025 DESEMBER
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jsh.v5i02.10401

Abstract

Makalah ini membicarakan tentang yang kreatif dalam demokrasi komunikatif Iris Marion Young. Analisis tentang yang kreatif dalam demokrasi komunikatif Young berpusat pada tegangan antara model komunikasi informal yang diusulkan oleh Young melalui komunikasi sehari-hari seperti sapaan (salam), retorika, dan narasi (storytelling) dan model prosedural dan argumentasi rasional dalam demokrasi deliberatif. Di satu sisi model argumentasi rasional dianggap sebagai cara terbaik mencapai konsensus, tetapi di sisi lain model tersebut justru dianggap menghianati partisipasi rakyat kecil yang umumnya tidak saja tidak memiliki akses ke dalam struktur kekuasaan, tetapi juga terbatas kemampuan rasionalitas mereka. Model demokrasi komunikatif Young dilihat sebagai jalan keluar alternatif untuk mengatasi kebuntuan praksis tersebut. Makalah ini bermaksud menghadirkan suatu pemikiran baru dalam kazanah filsafat politik tentang cara berpikir lain yang memungkinkan mengatasi keketatan prosedural dalam demokrasi deliberatif. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah deksipri dan analisis-kritis yang bermaksud selain memberikan gambaran tentang gagasan demokrasi komunkatif dan tegangan-tegangan di seputar gagasan tersebut, serta kemungkinan menghubungkan antara demokrasi komunikatif dan pemahaman tentang yang kreatif. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa demokrasi komuniaktif Young paling baik dipahami sebagai yang kreatif dalam demokrasi demi tujuan keadilan bagi semua orang.