Ali Syahbana
Universitas Muhammadiyah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Video Pembelajaran Berbasis Canva dengan Muatan Kearifan Lokal Palembang pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel  Desvy Lira Fitriani; Ali Syahbana; Nyimas Inda Kusumawati
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v8i1.20418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran berbasis Canva yang mengintegrasikan kearifan lokal Palembang pada materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) bagi siswa tingkat SMP. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE, yang mencakup tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas VII SMP Negeri 16 Palembang, dengan instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli, angket respon peserta didik, serta tes hasil belajar. Hasil validasi dari ahli materi, bahasa, dan media menunjukkan bahwa media video pembelajaran yang dikembangkan tergolong sangat valid, dengan persentase 94,44% dari validator materi, 94,27% dari validator bahasa, serta 100% dari validator media. Pada uji coba kelompok kecil, media mendapatkan respon 66,87% (kategori menarik), sedangkan pada uji coba kelompok besar meningkat menjadi 88,72% (kategori sangat menarik). Uji coba kepada peserta didik memperlihatkan bahwa media tersebut menarik dan membantu pemahaman konsep secara kontekstual melalui integrasi budaya lokal Palembang. Selain itu, hasil tes belajar siswa menunjukkan bahwa media berbasis Canva ini efektif dalam meningkatkan pemahaman terhadap materi PLSV. Hasil tes akhir menunjukkan rata-rata nilai 80,15 yang termasuk dalam kategori baik. Dengan demikian, media video pembelajaran yang dikembangkan dapat menjadi alternatif inovatif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, sekaligus mendukung penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal.