Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Futsal Putri Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi Universitas Negeri Gorontalo pada Turnamen Karang Taruna Hutabohu joni taufik hidayat; Juni Isnanto; Sulasikin Sahdi Kadir; Mallisa Srinia Putri
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 3 No 1 (2023): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v3i1.3819

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi, dapat memotivasi mahasiswa dapat meningkatkan prestasinya dalam kejuaraan olahraga futsal. Permasalahan utama yang dihadapi oleh  mitra adalah,  dalam melakukan  kegiatan  futsal  belum  memiliki  tim  dan pelatih  yang  kompetensinya  sesuai  dengan  ilmu  kepelatihan  futsal.  belum memiliki kemampuan dalam menyusun program latihan futsal yang baik kepada tim Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Rekreasi Universitas Negeri Gorontalo PUTRI Club. Masih kurangnya fasilitas latihan yang ada dalam menunjang proses latihan yang baik, dan sarana pendukungnya. Tersedianya sarana latihan futsal yang standard sesuai dengan ketentuan. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan olahraga  semakin  banyak.  Metode  yang digunakan  untuk  mencapai  tujuan  dari kegiatan ini  adalah 1).  Focus  Group  discussion,  2).  Coaching  clinic  penyusunan program latihan dan 3). Pendampingan tim futsal dalam kejuaraan secara intensif.Kata kunci: Futsal; Kejuaraan; PendampinganKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi, dapat memotivasi mahasiswa dapat meningkatkan prestasinya dalam kejuaraan olahraga futsal. Permasalahan utama yang dihadapi oleh  mitra adalah,  dalam melakukan  kegiatan  futsal  belum  memiliki  tim  dan pelatih  yang  kompetensinya  sesuai  dengan  ilmu  kepelatihan  futsal.  belum memiliki kemampuan dalam menyusun program latihan futsal yang baik kepada tim Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Rekreasi Universitas Negeri Gorontalo PUTRI Club. Masih kurangnya fasilitas latihan yang ada dalam menunjang proses latihan yang baik, dan sarana pendukungnya. Tersedianya sarana latihan futsal yang standard sesuai dengan ketentuan. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan olahraga  semakin  banyak.  Metode  yang digunakan  untuk  mencapai  tujuan  dari kegiatan ini  adalah 1).  Focus  Group  discussion,  2).  Coaching  clinic  penyusunan program latihan dan 3). Pendampingan tim futsal dalam kejuaraan secara intensif.Kata kunci: Futsal; Kejuaraan; Pendampingan
MENINGKATKAN TEKNIK SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI METODE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) Rendi Rasid; Aisah R. Pomatahu; Juni Isnanto
Jambura Arena of Physical Education and Sports Vol 4, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/japes.v4i2.24827

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut : Apakah dengan menerapkan metode team games Tournament (TGT) dapat meningkatkan teknik shooting dalam permainan sepak bola pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara?. Tujuan dari penelitian adalah untuk meningkatkan teknik shooting dalam permainan sepak bola melalui metode team games Tournament (TGT) pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara. Hipotesis penelitian ini adalah jika metode team games Tournament (TGT) diterapkan, maka teknik shooting dalam permainan sepak bola melalui metode team games Tournament (TGT) pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara akan meningkat. Berdasarkan hasil penelitian pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara dari data observasi awal, terlihat penelitian tindakan kelas (PTK) belum mencapai indikator yang sudah di tetapkan yaitu sebesar 80%. Hal ini bisa di buktikan dengan hasil perolehan nilai, yang diperoleh pada data observasi awal mencapai 54,95. Karena melihat rendahnya presentase yang diperoleh siswa kelas V SDN 96 Kota Utara pada data observasi awal, maka diberikan tindakan 4 kali tindakan pertemuan pada siklus I. Pada siklus I meningkat menjadi 72,36 namun masi belum mencapai kriteria indikator kinerja yang tetapkan. Maka penelitian dilaksanakan ke siklus II, dan memperoleh hasil dengan nilai rata-rata mencapai 80,10. Perolehan nilai tersebut telah mencapai kriteria pada indikator kinerja yang di tetapkan yakni 80% dari keseluruhan siswa mencapai KKM. Dengan demikian hipotesis penelitian tindakan kelas ini yang ternyata: “jika metode team games Tournament (TGT) diterapkan, maka teknik shooting dalam permainan sepak bola pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara akan meningkat”. Kata Kunci: teknik shooting , permainan sepak bola, team games turnamen (TGT)The problem in this research is as follows: Can implementing the Team Games Tournament (TGT) method enhance shooting techniques in football games among grade V students of SDN (State Elementary School) 96 Kota Utara? The research aimed to enhance shooting techniques in football games through the Team Games Tournament (TGT) method among grade V students of SDN 96 Kota Utara. The research hypothesis is that if the Team Games Tournament (TGT) method is applied, shooting techniques in football games among grade V students of SDN 96 Kota Utara will be enhanced.Based on the research results of grade V students at SDN 96 Kota Utara from initial observation data, it was evident that the Classroom Action Research (CAR) did not reach the established indicator of 80%. This was proven by the results of the score obtained from the initial observation data, reaching 54,95. Due to the low percentage obtained by grade V students of SDN 96 Kota Utara in the initial observation data, actions were taken four times in cycle I. In cycle I, it raised to 72,36 but still did not meet the criteria of the established performance indicator. Therefore, the research continued to cycle II and obtained results with an average score of 80,10. The score obtained met the criteria for the established performance indicator, which is 80% of all students achieving the Minimum Completeness Criteria (KKM).Keywords: measurement; physical fitness; students; primary school