Annisa Mayra Detrias
Universitas Telkom

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGUATAN KREATIVITAS VISUAL SISWA TUNA GRAHITA MELALUI KEGIATAN PELATIHAN MEWARNAI DI SLBC KARYA BHAKTI Nina Nursetia Ningrum; Apsari Wiba Pamela; Alisa Dwi Putri; Chiquita Sabrina Az Zahra; Annisa Mayra Detrias; Syazwina Sava Khairani
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6838

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kreativitas visual siswa tuna grahita melalui kegiatan pelatihan mewarnai di SLBC Karya Bhakti Kota Bandung. Latar belakang kegiatan didasarkan pada keterbatasan variasi metode pembelajaran kreatif serta minimnya eksplorasi media visual yang adaptif bagi siswa berkebutuhan khusus. Padahal, pembelajaran berbasis aktivitas visual dan motorik memiliki peran penting dalam menstimulasi kemampuan sensorik, koordinasi motorik halus, serta ekspresi diri siswa tuna grahita. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan stimulatif yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses mewarnai dengan pendampingan dosen dan mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Telkom. Tahapan pelaksanaan meliputi perencanaan dan persiapan media, pelatihan teknik dasar mewarnai, dokumentasi hasil karya, serta pendampingan pameran karya digital. Hasil karya siswa didokumentasikan dan dipublikasikan melalui Instagram resmi SLBC Karya Bhakti sebagai bentuk apresiasi sekaligus strategi komunikasi visual untuk membangun citra positif sekolah. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan motorik dan kreativitas visual siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri serta motivasi belajar melalui pengalaman apresiatif. Selain itu, kegiatan ini selaras dengan roadmap KK Humagy bidang Visual Advertising Media, khususnya pada tahap pelatihan, pengembangan model, dan implementasi publikasi digital. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas sekolah dalam mengembangkan pembelajaran kreatif yang inklusif dan berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi siswa tunagrahita.
OPTIMALISASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF ANAK USIA DINI DI PAUD KENANGA BANDUNG Irfan Dwi Rahadianto; Riksa Bela Sunda; Nina Nursetia Ningrum; Annisa Mayra Detrias; Vatia Alya Risvani; Carissa Astri Nur Utami
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6840

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada Optimalisasi Canva sebagai Media Pembelajaran Kreatif Anak Usia Dini di PAUD Kenanga Bandung. Perkembangan teknologi digital menuntut pendidik anak usia dini untuk mampu memanfaatkan media visual yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Namun, masih terbatasnya kemampuan guru PAUD dalam merancang media pembelajaran visual yang efektif dan mudah digunakan menjadi latar belakang utama dilaksanakannya kegiatan ini. Canva dipilih sebagai solusi karena merupakan platform desain digital yang sederhana, aplikatif, dan relevan untuk kebutuhan pembelajaran anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan mitra, pemberian materi teori mengenai prinsip visual pembelajaran anak usia dini, pelatihan praktik penggunaan Canva, serta pendampingan dalam pembuatan media pembelajaran kreatif seperti poster edukatif, lembar aktivitas visual, dan materi pendukung pembelajaran tematik. Kegiatan ini melibatkan guru-guru PAUD Kenanga Bandung sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan Canva sebagai media pembelajaran kreatif. Guru mampu merancang media visual yang lebih variatif, menarik, dan sesuai dengan tahap perkembangan kognitif serta kreativitas anak usia dini. Selain itu, penggunaan media visual berbasis Canva membantu meningkatkan keterlibatan anak dalam proses pembelajaran serta mendukung suasana belajar yang lebih menyenangkan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD Kenanga Bandung melalui penguatan kompetensi visual guru, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi desain digital yang berkelanjutan dalam pendidikan anak usia dini.
PELATIHAN KEGIATAN SENI MERONCE UNTUK ANAK USIA DINI DI PAUD DADALI KOTA BANDUNG Nina Nursetia Ningrum; Apsari Wiba Pamela; Annisa Mayra Detrias; Syazwina Sava Khairani
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6846

Abstract

PAUD DADALI Kota Bandung merupakan lembaga pendidikan anak usia dini yang berfokus pada pengembangan aspek kognitif, motorik, sosial, dan emosional anak-anak di lingkungan Kelurahan Garuda, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah kurangnya variasi kegiatan seni dan kreativitas yang dapat mendukung perkembangan motorik halus dan kemampuan berpikir anak secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan seni meronce kepada anakanak usia dini di PAUD DADALI sebagai metode pembelajaran yang kreatif dan edukatif. Melalui kegiatan seni meronce, anak-anak diharapkan dapat melatih koordinasi mata dan tangan, meningkatkan konsentrasi, serta menumbuhkan kreativitas sejak dini. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan kepada guru dan pendampingan langsung kepada anak-anak dalam sesi-sesi meronce yang menyenangkan. Guruguru di PAUD DADALI diberikan pendampingan mengenai cara memilih media, alat, dan bahan yang aman serta sesuai untuk anak usia dini. Selain itu, media pembelajaran interaktif dan materi pendukung juga disiapkan untuk memastikan kegiatan berjalan efektif dan menarik minat anak-anak. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan PAUD DADALI dapat terus menerapkan metode seni meronce sebagai bagian dari kurikulum harian, menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis, dan memberikan dampak positif dalam perkembangan anak-anak usia dini di lingkungan tersebut.
STRATEGI KONTEN DIGITAL UNTUK TK YWKA BANDUNG UNTUK MENINGKATKAN AWARENESS LEMBAGA DI ERA INDUSTRI KREATIF Nina Nursetia Ningrum; Siti Desintha; Raden Daru Ramadinoto; Auliya Nurissilmi Kaafah; Khansa Nayara Salsabila; Annisa Mayra Detrias
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6847

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada Pelatihan Strategi Konten Digital untuk TK YWKA Bandung dalam rangka meningkatkan awareness lembaga di era industri kreatif. Transformasi digital saat ini menuntut lembaga pendidikan, termasuk taman kanak-kanak, untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi dan strategi pemasaran berbasis konten. Rendahnya pemanfaatan media digital pada TK YWKA Bandung menjadi latar belakang utama dilaksanakannya program ini, karena berpotensi mengurangi daya tarik dan jangkauan informasi kepada masyarakat luas. Metode pelatihan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan analisis kebutuhan, pemberian materi teori dan praktik mengenai strategi konten digital (perencanaan, produksi, dan distribusi), serta pendampingan dalam pembuatan konten kreatif yang sesuai dengan identitas lembaga. Media yang digunakan meliputi platform sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business sebagai saluran utama komunikasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru maupun pengelola TK YWKA Bandung dalam menyusun kalender konten, memproduksi materi visual sederhana, dan mengelola akun media sosial secara efektif. Selain itu, pelatihan ini juga berdampak pada peningkatan citra lembaga dan memperluas jaringan komunikasi dengan orang tua maupun masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat eksistensi lembaga pendidikan anak usia dini di tengah kompetisi era industri kreatif, sekaligus memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan digital yang berkelanjutan bagi para pendidik.