Gading Aqsal Octawijaya
Universitas Padjadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

“CULTURAL WAVES” SEBAGAI MODEL PENGUATAN PARADIPLOMASI DESA BERBASIS BUDAYA KREATIF DI BATUKARAS, KABUPATEN PANGANDARAN Windy Dermawan; Gading Aqsal Octawijaya; Nabila Syifa Amelia; Nabila Adriana; Muhammad Rivelle Haidar; Narendra Achmad Yudhistira
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6855

Abstract

Penguatan desa wisata berbasis budaya kreatif semakin relevan dalam konteks globalisasi, dimana desa tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga aktor dalam dinamika global melalui praktik paradiplomasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pengabdian masyarakat “Cultural Waves” di Desa Batukaras sebagai model penguatan paradiplomasi desa berbasis komunitas. Kegiatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain partisipatif berbasis Participatory Rural Appraisal (PRA), melalui teknik observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program “Cultural Waves” berhasil mengaktivasi potensi budaya lokal melalui peningkatan partisipasi masyarakat, perluasan visibilitas budaya, serta pembukaan peluang ekonomi kreatif berbasis komunitas. Kegiatan ini juga menciptakan ruang interaksi antara masyarakat lokal dan wisatawan, yang secara konseptual merepresentasikan praktik diplomasi kultural nonformal pada level desa. Namun, keberlanjutan program masih menghadapi tantangan pada aspek kapasitas sumber daya manusia, literasi digital, dan kelembagaan lokal. Secara konseptual, kegiatan ini menegaskan bahwa budaya kreatif dapat berfungsi sebagai instrumen paradiplomasi desa yang efektif apabila didukung oleh modal sosial dan pendekatan partisipatif. Artikel ini berkontribusi dalam mengembangkan model pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan budaya, pariwisata, dan konektivitas global dalam kerangka pembangunan desa berkelanjutan.