Kemampuan logika matematika merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini karena menjadi dasar bagi kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kesiapan belajar pada jenjang pendidikan berikutnya. Namun, pembelajaran matematika di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih cenderung berfokus pada pengenalan angka dan berhitung sederhana, sehingga stimulasi terhadap kemampuan logika matematika anak belum optimal. Selain itu, media pembelajaran yang digunakan pendidik masih terbatas dan belum sepenuhnya mengintegrasikan berbagai indikator logika matematika dalam kegiatan bermain yang bermakna. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Cakra Math yang layak, praktis, dan efektif untuk menstimulasi kemampuan logika matematika anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Produk divalidasi oleh ahli materi dan ahli media, kemudian diujicobakan melalui kelompok kecil dan kelompok besar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Cakra Math memperoleh tingkat kelayakan sangat tinggi, dengan persentase validasi ahli media sebesar 96,73% dan ahli materi sebesar 98,91%. Media ini juga memperoleh respons sangat baik dari pendidik dan peserta didik. Penggunaan Cakra Math mendorong anak lebih aktif dalam pembelajaran serta mampu melakukan aktivitas klasifikasi, seriasi, pengenalan pola, korespondensi satu-satu, dan kemampuan spasial secara lebih optimal. Dengan demikian, Cakra Math layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif yang konkret, interaktif, dan menyenangkan.