Pengelolaan keuangan laboratorium komputer membutuhkan sistem informasi yang mampu mendukung pencatatan transaksi secara terstruktur, transparan, dan akuntabel. Permasalahan utama pada Laboratorium Komputer Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura adalah proses pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara semi-manual menggunakan dokumen atau spreadsheet, sehingga berpotensi menimbulkan inkonsistensi data, keterlambatan pelaporan, serta kesulitan dalam menelusuri histori transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi jurnal keuangan laboratorium komputer berbasis web yang mendukung pengelolaan pemasukan, pengeluaran, hutang, piutang, laporan, serta hak akses pengguna berbasis peran. Sistem dikembangkan menggunakan Big Bang Model, yang dipilih karena sistem memiliki ruang lingkup terbatas, kebutuhan inti telah teridentifikasi sejak awal, jumlah pengguna terbatas, dan proses pengembangan diarahkan pada realisasi sistem fungsional secara langsung. Tahapan pengembangan meliputi Time, Effort, and Resources untuk identifikasi kebutuhan dan rancangan sistem; Software untuk pengembangan aplikasi menggunakan PHP, HTML, CSS, JavaScript, dan SQL serta Release untuk pengujian, evaluasi pengguna, dan implementasi awal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 20 skenario Black-Box Testing yang dilakukan oleh tiga peran pengguna berhasil dijalankan seluruhnya, sehingga tingkat keberhasilan fungsional sistem mencapai 100%. Evaluasi usability menggunakan System Usability Scale memperoleh skor rata-rata 85,0 dengan kategori sangat baik. Pengujian performance menunjukkan rata-rata waktu respons sistem sebesar 0,94 detik, sedangkan pengujian security dasar menunjukkan 8 dari 8 skenario keamanan berhasil dijalankan. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan sistem informasi jurnal keuangan yang disesuaikan dengan struktur tata kelola laboratorium komputer di perguruan tinggi. Sistem yang dikembangkan dapat mendukung pencatatan yang lebih efisien, pelaporan yang lebih cepat, pengendalian akses yang lebih jelas, serta peningkatan transparansi dalam pengelolaan keuangan laboratorium.