Waskito Waskito
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Perilaku Keanggotaan Organisasi Sebagai Pemediasi Pada PT Perkebunan Nusantara IV Depok, Jawa Barat Asyam Farros Abdullah; Waskito Waskito
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/h43pr242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan dengan perilaku keanggotaan organisasi (Organizational Citizenship Behavior) sebagai variabel pemediasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner berbasis google form. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Perkebunan Nusantara IV Depok, Jawa Barat, dengan jumlah sampel akhir yang dianalisis sebanyak 100 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keanggotaan organisasi, Kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, meskipun kontribusi langsungnya relatif kecil, Perilaku keanggotaan organisasi berpengaruh positif dan signifikan yang sangat kuat terhadap kinerja karyawan, dan Perilaku keanggotaan organisasi terbukti berperan sebagai variabel pemediasi dalam hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja karyawan. Secara keseluruhan, nilai R-Square menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan perilaku keanggotaan organisasi mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 66,3%. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional akan jauh lebih efektif dalam mendongkrak kinerja karyawan apabila mampu menstimulasi terbentuknya perilaku sukarela (citizenship behavior) di lingkungan kerja terlebih dahulu.