Desvita Nuril Azizah
Universitas Muhammadiyah Gresik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENDEKATAN KAIZEN DALAM MENINGKATKAN KINERJA OPERASIONAL DI PT ERA VIRTUAL TEKNOLOGI MENGGUNAKAN METODE DIAGRAM IKAN DAN FAULT TREE ANALYSIS Desvita Nuril Azizah; Abi Hanif Dzulquarnain
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/1363ab59

Abstract

Tingginya frekuensi revisi desain berulang menjadi hambatan utama kinerja operasional PT Era Virtual Teknologi, perusahaan jasa desain grafis digital berbasis di Kabupaten Gresik yang melayani pesanan melalui platform Shopee dan WhatsApp. Rata-rata revisi berulang mencapai 19,5% dari total pesanan bulanan sepanjang 2025, bahkan melampaui 90% pada bulan-bulan tertentu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penghambat kinerja operasional, menganalisis penerapan pendekatan Kaizen, serta merumuskan usulan perbaikan yang kontekstual. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, leader customer service, leader tim desain, dan leader produksi cetak, serta dokumentasi sistem ERP internal. Analisis data mengintegrasikan Fishbone Diagram dan Fault Tree Analysis dalam kerangka siklus PDCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar masalah dominan bersumber dari ketidaklengkapan brief pelanggan, absennya SOP terstandarisasi, instabilitas sistem formulir, dan kurangnya ketelitian desainer. Penerapan Kaizen secara informal melalui otomatisasi berbasis Google Appscript berhasil menekan revisi berulang dari 415 kasus menjadi 101 kasus dalam satu tahun. Integrasi kedua instrumen analisis terbukti menghasilkan pemetaan masalah yang lebih komprehensif dibandingkan penggunaan instrumen tunggal.