Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Intellectual Capital, Dewan Direksi, dan Jumlah Karyawan Terhadap Pengungkapan Sustainability Report Tri Siwi nugrahani; Rini Astuti; Tias Budi Lestari
UPY Business and Management Journal (UMBJ) Vol. 5 No. 2 (2026): UBMJ (UPY Business and Management Journal)
Publisher : Department of Management, Universitas PGRI Yogyakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ubmj.v5i2.9438

Abstract

Tujuan: Penelitian ini menguji pengaruh aset tidak berwujud yang tercermin dalam intellectual capital, tata kelola perusahaan melalui efektivitas dewan direksi, serta jumlah karyawan terhadap pengungkapan sustainability report Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 244 perusahaan sektor keuangan dan kesehatan. Teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria, yaitu: 1) perusahaan sektor keuangan dan kesehatan yang listing di BEI Tahun 2022-2024, 2) perusahaan menerbitkan laporan keuangan tahunan dan 3) laporan keberlanjutan pada periode pengamatan dan dapat diakses. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan laporan keberlanjutan, sedangkan analisis data menggunakan Regresi Linier Berganda, dan uji t dengan signifikansi 5% digunakan untuk menguji hipotesis penelitian Hasil: Hasil penelitian menunjukkan intellectual capital dan jumlah karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sustainability report. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik pengelolaan intellectual capital dan semakin besar jumlah karyawan sebagai sumber daya perusahaan, maka semakin meningkatkan kualitas sustainability report. Namun, dewan direksi tidak berpengaruh terhadap pengungkapan sustainability report yang berarti keberadaan dewan direksi belum mampu meningkatan praktik sustainability report secara optimal, khususnya pada perusahaan sektor keuangan dan kesehatan. Implikasi: Penelitian ini memperkuat Resource-Based View Theory dengan menunjukkan bahwa intellectual capital dan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam meningkatkan pengungkapan sustainability report. Secara praktis, hasil ini mendorong perusahaan untuk memprioritaskan pengembangan intellectual capital dalam strategi keberlanjutan. Orisinalitas: Penelitian ini memberikan bukti empiris terbaru dengan menguji secara simultan intellectual capital, dewan direksi, dan jumlah karyawan pada sektor keuangan dan kesehatan periode 2022–2024, yang masih terbatas dalam literatur di Indonesia