Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pemanfaatan Artificial Intelligence Generatif dalam Strategi Pemasaran Digital Esthi Adityarini Esthi; Subhiyanto; Marzuki; Muhammad Anwar Sani; Jam'an Nurchotib Mansur
Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS)
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jibms.v7i1.1280

Abstract

Artificial Intelligence (AI) Generatif telah berkembang menjadi salah satu kekuatan paling transformatif dalam lanskap pemasaran digital global. Platform seperti ChatGPT, Gemini, dan Copilot yang berbasis Large Language Model (LLM) kini dimanfaatkan secara luas oleh pelaku bisnis untuk mengotomasi pembuatan konten, mempersonalisasi pengalaman pelanggan, mengoptimalkan Search Engine Optimization (SEO), serta meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran di berbagai kanal digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan AI Generatif dalam strategi pemasaran digital, mencakup identifikasi area implementasi utama, manfaat yang diperoleh, serta tantangan dan risiko yang menyertai adopsinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian literatur sistematis dan observasi terhadap praktik industri. Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah terindeks Scopus dan IEEE Xplore periode 2021–2025, dokumentasi resmi platform AI, laporan industri dari McKinsey, Gartner, dan Boston Consulting Group, serta jurnal nasional Indonesia yang relevan. Hasil penelitian mengidentifikasi lima area implementasi utama AI Generatif dalam pemasaran digital, yaitu pembuatan konten otomatis, personalisasi pengalaman pelanggan, optimasi SEO berbasis AI, analisis sentimen konsumen, serta otomasi kampanye email marketing. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI Generatif berpotensi merevolusi efisiensi dan efektivitas strategi pemasaran digital, namun keberhasilannya memerlukan tata kelola yang tepat, literasi AI yang memadai, serta kebijakan etis yang jelas dari pelaku bisnis.
TANTANGAN DAN PELUANG MANAJEMEN PRODUKSI DAN OPERASI DI ERA DIGITAL Ibnu Haris; Muhammad Anwar Sani; Taryono
Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Vol. 4 No. 2 (2023): Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS)
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jibms.v4i2.253

Abstract

Artikel ini mengkaji tantangan, peluang, strategi, dan dampak manajemen produksi dan operasi di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan, peluang, strategi, dan dampak manajemen produksi dan operasi di era digital, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 100 manajer produksi dan operasi di perusahaan manufaktur di Indonesia, yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data divalidasi dengan uji asumsi klasik, uji outlier, dan uji sensitivitas, untuk memastikan kualitas data. Data dianalisis dengan teknik statistik, yaitu analisis deskriptif, analisis faktor, analisis reliabilitas, analisis validitas, dan analisis regresi linier berganda, untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan, peluang, dan strategi manajemen produksi dan operasi di era digital memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap dampaknya bagi organisasi dan masyarakat.  Penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual dan rekomendasi bagi praktisi manajemen produksi dan operasi di era digital.
The Effect of Sharia Financial Technology (Fintech) on Financial Inclusion from the Perspective of Islamic Economic Law Syarif Hidayatullah; Ade Suherlan; Muhammad Anwar Sani
Al Irsyad: Jurnal Studi Islam Vol. 5 No. 2 (2026): Al Irsyad: Jurnal Studi Islam
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/alirsyad.v5i2.1052

Abstract

Islamic fintech growth in Indonesia raises questions about the factors influencing financial inclusion through usefulness, ease of use, and the integration of a sharia compliance framework. This study aims to analyze the effects of perceived usefulness, ease of use, and sharia compliance on financial inclusion in Indonesia. A quantitative method was used, with online questionnaires distributed to 150 purposively selected Islamic fintech users in Indonesia. The data were analyzed using multiple linear regression in SPSS 26, with validity, reliability, and classical assumptions assessed. The study found that perceived usefulness, perceived ease of use, and sharia compliance all have positive and significant effects on financial inclusion in Indonesia. Individually, perceived usefulness shows ? = 0.312 (p < 0.001), ease of use shows ? = 0.276, and sharia compliance shows ? = 0.358. Simultaneously, the variables significantly influence financial inclusion with F = 68.412 and p < 0.001. Adjusted R² equals 0.576, indicating that 57.6 percent of the variance is explained by the predictors in the model. These findings confirm a strong model fit and demonstrate that sharia fintech enhances financial inclusion through ethical digital financial services within an Islamic framework. Perceived usefulness, ease of use, and sharia compliance significantly determine financial inclusion and support Islamic fintech development in the Indonesian context. This study provides implications for regulators, fintech operators, and DSN-MUI for enhancing the development of an inclusive, ethical, and compliant Islamic finance system.