Miftakhul Fauzia
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama dalam KOSP di SMA Dharma Wanita Surabaya Susanti; Miftakhul Fauzia; Shohibul Hidayah; Fathur Rochman
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7408

Abstract

Penguatan moderasi beragama di lingkungan pendidikan menjadi penting sebagai upaya membangun sikap toleran, inklusif, dan seimbang di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis muatan nilai moderasi beragama dalam dokumen KOSP, implementasi pembelajaran PAI berbasis moderasi beragama, serta strategi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut di SMA Dharma Wanita Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai moderasi beragama telah terintegrasi dalam KOSP melalui penguatan komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan akomodasi terhadap budaya lokal. Implementasi pembelajaran PAI berlangsung secara humanis, dialogis, dan partisipatif melalui pemberian ruang bagi peserta didik untuk berdiskusi, menghargai perbedaan pendapat, serta membangun sikap saling menghormati. Strategi guru dilakukan melalui penggunaan metode diskusi, tanya jawab, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran kelompok, serta pendekatan persuasif yang mendukung terciptanya kelas yang inklusif. Temuan penelitian menegaskan bahwa integrasi kurikulum, pembelajaran, budaya sekolah, dan peran guru menjadi fondasi penting dalam penguatan moderasi beragama di lingkungan sekolah.