Keluarga merupakan satuan terkecil di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu kuatnya ketahanan keluarga maka berdampak kepada kuatnya ketahanan masyarakat secara khusus dan ketahanan negara secara nasional. Ketahanan keluarga sangat penting dalam pembangunan secara nasional untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera. Ketahanan keluarga meliputi 5 dimensi yaitu landasan legalitas, dan keutuhan keluarga, ketahanan fisik, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial, psikologi dan ketahanan budaya (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Nomor 6 Tahun 2013). Berdasarkan hal tersebut, dalam penelitian ini dirumuskan untuk: (1) mengkaji ketahanan keluarga di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung; (2) menganalisis implikasi ketahanan keluarga terhadap keharmonisan keluarga di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bagaimana ketahanan keluarga oleh Dinas PPPA Provinsi Lampung dilakukan secara sistematis melalui pendekatan edukatif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat. Program-program seperti pelatihan pengasuhan, pendampingan korban KDRT, pelatihan konselor keluarga, serta penguatan ekonomi perempuan, telah mampu memperkuat fungsi komunikasi, ekonomi, dan pengasuhan dalam keluarga. (2) Bagaimana Implikasi ketahanan keluarga terhadap keharmonisan keluarga menunjukkan dampak positif berupa meningkatnya komunikasi dua arah, pembagian peran yang lebih adil, dan penurunan potensi konflik serta kekerasan dalam rumah tangga. Kata Kunci: Ketahanan Keluarga, Pemberdayaan Perempuan, Keharmonisan Keluarga