Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan pendidikan tinggi yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas pembelajaran serta meningkatkan kompetensi mahasiswa sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep MBKM, implementasinya di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan MBKM dan pendidikan tinggi keagamaan Islam. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui proses pengumpulan, klasifikasi, dan interpretasi data berdasarkan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBKM di PTKI dilakukan melalui pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), pemberian hak belajar di luar program studi, pelaksanaan delapan bentuk kegiatan MBKM, serta penguatan kerja sama dengan berbagai mitra. Implementasi tersebut tetap mempertahankan nilai-nilai keislaman sebagai karakteristik utama PTKI. Adapun tantangan yang dihadapi meliputi penyesuaian kurikulum, kesiapan dosen dan tenaga kependidikan, keterbatasan sarana pendukung, serta kemandirian belajar mahasiswa. Di sisi lain, MBKM memberikan peluang yang besar dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, memperluas jejaring kerja sama, memperkuat relevansi pendidikan dengan dunia kerja, dan meningkatkan daya saing lulusan. Dengan demikian, MBKM menjadi strategi penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi di lingkungan PTKI