Muhammad Imaduddin
Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak, Jawa Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Munasabah Kisah Para Nabi dalam Surah Shād dan Analisis Frasa Awwāb: Relevansinya terhadap Krisis Hedonisme Modern Muhammad Ghozi Azzubair; Muhammad Imaduddin
THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2026): THORIQOTUNA:
Publisher : Prodi PAI IAILM Suryalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hedonisme sebagai orientasi hidup yang menempatkan kesenangan materi sebagai tujuan utama telah melahirkan berbagai krisis moral dan kesehatan mental, seperti meningkatnya perilaku kriminal, lemahnya pengendalian diri, serta degradasi nilai spiritual. Kondisi ini mendorong perlunya upaya penguatan nilai Qur’ani sebagai solusi alternatif. Pengabdian ini bertujuan merelevansikan nilai frasa awwāb melalui munāsabah kisah Nabi Dāwūd, Nabi Sulaimān, dan Nabi Ayyūb dalam Surah Ṣād sebagai landasan pembinaan karakter umat di tengah krisis hedonisme. Metode yang digunakan adalah pengabdian berbasis edukatif dengan pendekatan kajian tematik Al-Qur’an, diskusi keagamaan, dan internalisasi nilai spiritual kepada masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa karakter awwāb yang tercermin pada ketiga nabi berupa sikap taubat, kesabaran, pengendalian diri, dan ketundukan kepada Allah mampu membentuk kesadaran spiritual yang menjadi benteng dari gaya hidup konsumtif dan hedonistik. Kesimpulannya, nilai awwāb dalam kisah para nabi Surah Ṣād relevan dijadikan basis pembinaan moral dan mental sebagai solusi Qur’ani terhadap krisis hedonisme masa kini.