Imran Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM KEHIDUPAN TOLERANSI BERAGAMA DAN BERNEGARA PERSPEKTIF SULTAN AKBAR DI INDIA Imran Muhammad; Husnizar
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 16 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/mhbsch06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai religius dalam kehidupan toleransi beragama dan bernegara berdasarkan perspektif Jalaluddin Muhammad Akbar serta relevansinya terhadap kehidupan masyarakat Indonesia yang multikultural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder berupa buku, artikel ilmiah, dokumen sejarah, dan literatur akademik yang relevan dengan pemikiran Sultan Akbar, toleransi beragama, dan pendidikan nilai religius. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan nilai-nilai religius yang terkandung dalam kebijakan dan pemikiran Akbar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sultan Akbar mengembangkan nilai-nilai religius yang berlandaskan keadilan, persamaan hak, toleransi, kasih sayang, persaudaraan, dan perdamaian. Nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan, seperti penghapusan diskriminasi terhadap non-Muslim, pemberian kebebasan beribadah, penyelenggaraan dialog lintas agama melalui Ibadat Khana, serta pelibatan kelompok non-Muslim dalam pemerintahan berdasarkan kompetensi dan loyalitas. Kebijakan tersebut berhasil menciptakan stabilitas sosial dan politik di tengah-tengah masyarakat India yang multietnis dan multiagama. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai religius yang dikembangkan Sultan Akbar memiliki relevansi yang kuat dengan kehidupan beragama dan bernegara di Indonesia, khususnya dalam penguatan moderasi beragama, pendidikan toleransi, pendidikan karakter, keadilan sosial, dan budaya damai. Oleh karena itu, pemikiran Sultan Akbar dapat dijadikan sumber edukasi yang inspiratif dalam membangun kerukunan, persatuan, dan keharmonisan sosial di tengah keberagaman masyarakat modern.