I Komang Wisnu Arta
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Melalui Kegiatan Kokurikuler pada Murid Kelas V di SD Negeri 1 Kemenuh I Komang Wisnu Arta; Ni Komang Sutriyanti; I Made Putra Aryana
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.9389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis murid kelas V melalui kegiatan kokurikuler di SD Negeri 1 Kemenuh. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kemampuan berpikir kritis murid yang ditandai dengan kurangnya partisipasi aktif, kemampuan mengemukakan pendapat, serta memberikan alasan logis dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas V, dan murid kelas V SD Negeri 1 Kemenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis murid melalui kegiatan kokurikuler dilakukan dengan menerapkan pembelajaran berbasis proyek sederhana, diskusi kelompok, pemberian pertanyaan terbuka, serta penguatan peran guru sebagai fasilitator pembelajaran. Faktor yang menyebabkan rendahnya keterampilan berpikir kritis murid meliputi keterbatasan variasi metode pembelajaran, rendahnya kepercayaan diri murid, serta kurangnya pembiasaan berpikir analitis dalam kegiatan belajar. Implikasi kegiatan kokurikuler menunjukkan adanya peningkatan keaktifan murid, keberanian menyampaikan pendapat, serta kemampuan memberikan alasan terhadap jawaban yang disampaikan. Dengan demikian, kegiatan kokurikuler yang dirancang dan dilaksanakan secara terencana dengan strategi yang tepat dapat menjadi sarana efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis murid sekolah dasar.