Salman Ahyani
Institut Agama Islam Daar Al Uluum Asahan (IAIDU), Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Muslim Female Adolescents’ Value Orientation and Perspectives on Clothing Choices in the Context of Islamic Religious Education Salman Ahyani; Abdul Karim Panjaitan; Zaitun Khairani; Sabar Hati Albanjari; Feri Irwansyah Marpaung; Syafawi Ahmad Qadzafi
Mimbar Agama Budaya Vol. 43 No. 1 (2026)
Publisher : Center for Research and Publication (PUSLITPEN), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/mimbar.v43i1.50166

Abstract

Muslim female adolescents’ clothing choices are increasingly shaped by social media and global culture, creating a gap between religious teachings and everyday dress practices. This study examines the value orientations underlying Muslim female adolescents’Muslim female adolescents’ clothing choices and the role of Islamic Religious Education (PAI) in addressing this gap. Using a qualitative approach in Silo Lama Village, data were gathered from fifteen Muslim female adolescents through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings reveal three dominant value orientations: social-aesthetic, social-conformity, and religious-obedience. For most participants, dress functions as a symbol of identity rather than a full internalization of Islamic values, influenced by social media, peer acceptance, and weak religious internalization. The study recommends strengthening Islamic Religious Education through integrative and contextual approaches, supported by family involvement and a conducive social environment, to nurture sustainable awareness and practice of Islamic dress values.
Pengaruh Metode Diskusi Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Peserta Didik pada Pembelajaran Fikih Kelas XI di MAS Al- Washliyah Meranti Salman Ahyani; Zaitun Khairani; Rini Handayani; Yogian Pratama; Yeni Lubis
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i2.3420

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode diskusi terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Fikih kelas XI di MAS Al-Washliyah Meranti. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 30 peserta didik kelas XI. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 20 melalui uji normalitas, homogenitas, linearitas, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode diskusi berada dalam kategori baik, dengan persentase jawaban setuju sebesar 42,56%. Kemampuan berpikir kritis peserta didik juga menunjukkan respons positif, yaitu 55% berada pada kategori setuju dan 28,67% pada kategori sangat setuju. Data penelitian berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,066 dan memiliki varians homogen dengan nilai signifikansi 0,149. Hasil regresi menunjukkan bahwa metode diskusi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis, dengan nilai signifikansi 0,000, koefisien korelasi sebesar 0,679, dan koefisien determinasi sebesar 0,461. Artinya, metode diskusi memberikan kontribusi sebesar 46,1% terhadap variasi kemampuan berpikir kritis. Koefisien regresi sebesar 0,597 menunjukkan bahwa peningkatan penerapan metode diskusi diikuti peningkatan kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, metode diskusi efektif digunakan untuk mendorong keaktifan, kemampuan menganalisis, menyampaikan pendapat, dan menarik kesimpulan secara logis dalam pembelajaran Fikih serta memahami persoalan hukum Islam secara kontekstual.