Abd. Hadi
Al Falah Assunniyah Kencong Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NGOPENI AKHLAK BÂBÂNA ORÈNG NGODÂ’ Inovasi Pembinaan Karakter Lulusan Sekolah Dasar Berbasis Kearifan Lokal Muhammad Mahfud; Titin Nurhidayati; Abd. Hadi; Solihin
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 6 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juni 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i6.2312

Abstract

Pendidikan akhlak merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter peserta didik sejak usia sekolah dasar. Namun dalam kenyataannya tidak semua lulusan SD ISLAM NURUL BAROKAH Kec.Sumberbaru melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Sebagian dari mereka memilih bekerja di luar daerah pada usia yang relatif muda sehingga berpotensi terpengaruh oleh lingkungan pergaulan yang kurang baik. Kondisi ini dapat memengaruhi perubahan perilaku dan akhlak mereka ketika kembali ke lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi akhlak sebagian lulusan sekolah Dasar tersebut yang tidak melanjutkan pendidikan, serta merumuskan inovasi pembinaan akhlak berbasis masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru, orang tua, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan perilaku pada sebagian lulusan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain lingkungan kerja, pergaulan di luar daerah, serta kurangnya pembinaan setelah mereka tidak lagi berada di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembinaan akhlak yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Penelitian ini menawarkan inovasi berupa program “Ngopeni Akhlak Bâbâna Orèng Ngodâ’”, yaitu upaya pembinaan akhlak generasi muda melalui kegiatan keagamaan, pembinaan karakter, serta kegiatan sosial masyarakat. Program ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai moral dan akhlak pada generasi muda sehingga mereka tetap memiliki karakter yang baik meskipun tidak melanjutkan pendidikan formal.