Shifa Shabrina
Universitas Islam 45 Bekasi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH HIJRAH DALAM PENGENDALIAN STRES PADA MAHASISWA UNISMA (UNIVERSITAS ISLAM 45 BEKASI) Shifa Shabrina; Silvia Sari Hidayah; Syahrul Roji Saputra
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2347

Abstract

Mahasiswa berada pada fase perkembangan yang rentan mengalami stres karena menghadapi tuntutan akademik, penyesuaian sosial, tekanan keluarga, perubahan identitas diri, dan kebutuhan untuk merencanakan masa depan. Pada mahasiswa Unisma (Universitas Islam 45 Bekasi), dinamika tersebut berlangsung dalam lingkungan kampus Islam yang memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan pendekatan spiritual dalam menghadapi tekanan psikologis. Salah satu fenomena yang relevan adalah hijrah, yaitu proses perubahan diri menuju perilaku yang lebih baik berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini bertujuan membahas pengaruh hijrah dalam pengendalian stres mahasiswa Unisma melalui kajian pustaka terhadap 15 jurnal nasional yang berkaitan dengan hijrah, religiusitas, spiritualitas, coping religius, stres akademik, kesejahteraan psikologis, dan dinamika mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa hijrah berpotensi membantu pengendalian stres melalui beberapa mekanisme, yaitu penguatan makna hidup, peningkatan religiusitas, pembentukan kontrol diri, rutinitas ibadah, dukungan sosial komunitas, dan perubahan pola pikir terhadap masalah. Mahasiswa yang memaknai hijrah secara substantif cenderung lebih mampu menilai tekanan akademik sebagai proses pembelajaran, bukan semata- mata ancaman. Namun, hijrah juga perlu dipahami secara seimbang agar tidak berhenti pada simbol penampilan atau identitas sosial, melainkan benar-benar menjadi proses perbaikan diri yang sehat, moderat, dan adaptif. Dengan demikian, hijrah dapat menjadi salah satu strategi pengendalian stres yang relevan bagi mahasiswa Unisma apabila didukung oleh literasi keagamaan, layanan konseling kampus, lingkungan sosial yang positif, dan kemampuan manajemen diri.