Komang Ayu Ratni
Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Mandala Waluya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Application of Sleep Hygiene on the Sleep Quality of University Students: A Literature Review Najwa Amelia; Olivia Angelina Efendi; Nurul Ramadani; Elmi Azahra; Komang Ayu Ratni; Geby Barizah; Merry Pongdatu
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1491

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan fisiologis fundamental manusia yang memegang peranan krusial dalam memelihara stabilitas kesehatan fisik maupun psikologis. Kelompok mahasiswa, khususnya pada tingkat akhir, memiliki kerentanan tinggi terhadap gangguan tidur akibat eskalasi tuntutan akademik, beban praktik klinis, kendala manajemen waktu, serta tekanan sosial-ekonomi. Fenomena perilaku sleep hygiene yang suboptimal dan tingginya tingkat stres terbukti menjadi prediktor utama timbulnya kendala inisiasi tidur, fragmentasi tidur malam hari, serta penurunan kebugaran pasca-bangun tidur. Tujuan : Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif efektivitas implementasi prinsip sleep hygiene dalam meningkatkan kualitas tidur populasi mahasiswa. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah literature review. Penelusuran artikel secara sistematis dilakukan melalui pangkalan data (database) PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan kombinasi kata kunci “sleep hygiene”, “kualitas tidur”, dan “mahasiswa”. Kriteria inklusi secara spesifik mencakup naskah ilmiah orisinal berstatus full-text, dipublikasikan pada rentang tahun dengan batas filter penelusuran kronologis 2016–2026, ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, melibatkan subjek mahasiswa yang mengalami atau berisiko mengalami gangguan tidur, serta menggunakan instrumen pengukuran baku yangtervalidasi. Sebaliknya, kriteria eksklusi diterapkan pada artikel dengan keterbatasan akses teks lengkap, adanya duplikasi data lintas basis data, serta naskah yang tidak relevan dengan fokus intervensi perilaku tidur. Proses penyaringan artikel dioptimalkan dengan mengacu pada diagram alur PRISMA. Hasil penelusuran awal mengidentifikasi sebanyak 1.658 artikel, yang kemudian diseleksi secara ketat hingga memperoleh 11 artikel akhir yang memenuhi prasyarat kelayakan untuk dianalisis. Kesimpulan: Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip sleep hygiene secara menyeluruh—baik melalui edukasi modifikasi perilaku konvensional maupun optimalisasi modalitas kesehatan digital—terbukti efektif sebagai strategi promotif-preventif dalam memperbaiki kualitas tidur mahasiswa. Oleh karena itu, pelembagaan kebiasaan tidur yang sehat dan higienis secara konsisten sangat direkomendasikan guna menopang kesehatan fisik, kesejahteraan mental, sekaligus mengoptimalkan capaian akademik mahasiswa.