Amelia Amelia
Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Mandala Waluya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Aplikasi Mindfulness Berbasis Mobile Dalam Menurunkan Stres Akademik Mahasiswa: literature Review Ana Maharani; Nur Kanasta; Imas Salsabila; Amelia Amelia; Annisa Dwi Anindya; Hasra INdah; Salsabila Ramadhani; Novrianti Fara Sesar; Nur Aisyah; Merry Pongdatu
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1493

Abstract

Stres akademik merupakan permasalahan yang umum dialami oleh mahasiswa akibat tuntutan akademik, beban tugas, dan tekanan pencapaian prestasi. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental, konsentrasi belajar, serta kualitas hidup mahasiswa. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, berbagai aplikasi mindfulness berbasis mobile telah dikembangkan sebagai alternatif intervensi nonfarmakologis untuk membantu mengelola stres. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas aplikasi mindfulness dalam menurunkan tingkat stres akademik mahasiswa melalui metode literature review. Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2019–2025 dan diakses melalui basis data Google Scholar dan PubMed. Proses seleksi dilakukan berdasarkan kesesuaian judul, abstrak, dan isi artikel dengan topik penelitian. Sebanyak sepuluh artikel yang relevan dianalisis secara sistematis dengan memperhatikan tujuan, metode, intervensi, dan hasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan adanya penurunan tingkat stres yang signifikan setelah penggunaan aplikasi mindfulness, seperti Calm, GFR, Mobile Mindfulness, Breathe2Relax, dan micro-meditation. Selain itu, penggunaan aplikasi tersebut juga berkontribusi terhadap peningkatan mindfulness, regulasi emosi, kualitas tidur, serta kemampuan koping mahasiswa. Faktor keterlibatan pengguna, konsistensi latihan, dan desain aplikasi yang ramah pengguna menjadi penentu keberhasilan intervensi. Meskipun demikian, beberapa penelitian menyoroti keterbatasan terkait durasi intervensi, ukuran sampel, dan kurangnya kelompok kontrol. Secara keseluruhan, aplikasi mindfulness terbukti efektif sebagai media pendukung dalam pengelolaan stres akademik dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari layanan kesehatan mental di lingkungan pendidikan tinggi.
Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kesehatan Mental Remaja: Literatur Review Diana Siti sahira; Nurul Fadillah; Ananda Ayuandira; Hardianti Hardianti; Juwita; Amelia Amelia; Agustina Agustina; Zansabil Zansabil; Elsa Elsa; Alzadrid Dwi Raffi Islam; Merry Pongdatu
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1704

Abstract

Penggunaan gadget pada remaja meningkat pesat seiring perkembangan teknologi digital. Penggunaan gadget yang berlebihan diduga berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan mental, seperti stres, kecemasan, depresi, gangguan tidur, serta penurunan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah mengenai dampak penggunaan gadget terhadap kesehatan mental remaja. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, PubMed, Scopus, dan MDPI terhadap artikel yang dipublikasikan pada tahun 2020–2026. Strategi pencarian menggunakan kombinasi kata kunci terkait penggunaan gadget, remaja, dan kesehatan mental dengan operator Boolean. Sebanyak 50 artikel berhasil diidentifikasi pada tahap awal. Setelah dilakukan penghapusan artikel duplikat, proses screening berdasarkan judul, abstrak, tahun publikasi, penilaian full text, serta quality assessment menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Checklist, diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan digunakan dalam sintesis akhir. Hasil telaah menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan berhubungan dengan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan mental remaja, meliputi peningkatan kecemasan, depresi, stres, gangguan tidur, gangguan emosi, penurunan fungsi kognitif dan konsentrasi belajar, kecanduan gadget, serta menurunnya interaksi sosial. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kurangnya pengawasan orang tua, durasi penggunaan gadget yang tinggi, dan rendahnya literasi digital memperburuk dampak tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental remaja. Pengawasan orang tua, peningkatan literasi digital, pengelolaan waktu penggunaan gadget, serta penggunaan gadget yang seimbang diperlukan untuk meminimalkan dampak negatif tersebut dan mendukung kesehatan mental remaja.