Penggunaan gadget pada remaja meningkat pesat seiring perkembangan teknologi digital. Penggunaan gadget yang berlebihan diduga berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan mental, seperti stres, kecemasan, depresi, gangguan tidur, serta penurunan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah mengenai dampak penggunaan gadget terhadap kesehatan mental remaja. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, PubMed, Scopus, dan MDPI terhadap artikel yang dipublikasikan pada tahun 2020–2026. Strategi pencarian menggunakan kombinasi kata kunci terkait penggunaan gadget, remaja, dan kesehatan mental dengan operator Boolean. Sebanyak 50 artikel berhasil diidentifikasi pada tahap awal. Setelah dilakukan penghapusan artikel duplikat, proses screening berdasarkan judul, abstrak, tahun publikasi, penilaian full text, serta quality assessment menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Checklist, diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan digunakan dalam sintesis akhir. Hasil telaah menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan berhubungan dengan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan mental remaja, meliputi peningkatan kecemasan, depresi, stres, gangguan tidur, gangguan emosi, penurunan fungsi kognitif dan konsentrasi belajar, kecanduan gadget, serta menurunnya interaksi sosial. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kurangnya pengawasan orang tua, durasi penggunaan gadget yang tinggi, dan rendahnya literasi digital memperburuk dampak tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental remaja. Pengawasan orang tua, peningkatan literasi digital, pengelolaan waktu penggunaan gadget, serta penggunaan gadget yang seimbang diperlukan untuk meminimalkan dampak negatif tersebut dan mendukung kesehatan mental remaja.