Achmad Fandi Bastian
Universitas Uluwiyah Mojokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Strategi Task-Based Language Teaching dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Bahasa Arab untuk Mahasiswa non-Pendidikan Bahasa Arab Achmad Fandi Bastian
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 4 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/5sr8g276

Abstract

Keterampilan menulis (maharah al-kitābah) merupakan salah satu kompetensi produktif paling kompleks dalam pembelajaran bahasa Arab di perguruan tinggi, khususnya bagi mahasiswa non-Pendidikan Bahasa Arab yang kerap memandang bahasa Arab sebagai subjek pembelajaran yang menakutkan. Penelitian ini mengukur efektivitas penerapan strategi Task-Based Language Teaching (TBLT) dalam mendongkrak keterampilan menulis bahasa Arab mahasiswa non-pendidikan bahasa Arab. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui desain eksperimen semu (quasi-experimental) tipe one-group pretest-posttest design, penelitian ini melibatkan 14 mahasiswa Program Studi PGMI di Universitas Uluwiyah Mojokerto yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes menulis esai deskriptif dengan rubrik analitik: isi, organisasi, kosakata, tata bahasa, dan mekanika penulisan. Uji normalitas mengonfirmasi bahwa sebaran data berdistribusi normal (p > 0,05). Hasil penelitian diuji  menggunakan T Test dan menunjukkan peningkatan rata-rata skor menulis secara signifikan, dari 36,4 pada pre-test menjadi 58,0 pada post-test, dengan gain rata-rata sebesar 21,6. Pembuktian hipotesis melalui paired sample t-test menghasilkan nilai t = -29,64 dengan derajat kebebasan (df) sebesar 13 dan signifikansi p = 0,000, yang menunjukkan perbedaan sangat signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Hal ini membuktikan bahwa TBLT efektif mengonstruksi pemahaman fungsional mahasiswa melalui rangkaian tugas yang sistematis, sekaligus meminimalkan hambatan kognitif dan kecemasan berbahasa. Model instruksional ini disarankan untuk diterapkan secara luas pada kurikulum bahasa Arab praktis di perguruan tinggi demi menstimulasi otonomi dan produktivitas bahasa pembelajar secara kontekstual.