Veronika I.A. Boro
Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAYANAN PUBLIK KEPADA MASYARAKAT DI DESA MANUSAK KABUPATEN KUPANG Frederik Antonius Bokilia; Rodriques Servatius; Veronika I.A. Boro
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v4i1.424

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu fungsi utama pemerintah desa dalam memenuhi kebutuhan administrasi dan pelayanan dasar masyarakat. Kualitas pelayanan publik dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berasal dari individu aparatur, kondisi psikologis, dan faktor organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan publik kepada masyarakat di Desa Manusak Kabupaten Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas Sekretaris Desa, perangkat desa, dan masyarakat yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individual berupa kemampuan, keahlian, dan tingkat pendidikan aparatur desa berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik. Faktor psikologis yang meliputi sikap, kepribadian, dan motivasi kerja aparatur juga mendukung terciptanya pelayanan yang lebih baik. Sementara itu, faktor organisasi seperti kualifikasi sumber daya manusia, gaya kepemimpinan, sistem penghargaan, dan kejelasan pembagian tugas turut menentukan efektivitas pelayanan publik. Meskipun pelayanan publik di Desa Manusak telah berjalan cukup baik, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan sarana teknologi dan perlunya peningkatan kapasitas aparatur desa. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan dan penyediaan fasilitas pendukung pelayanan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.