Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implentasi Knowledge Management sebagai Strategi Mengatasi Isolasi Kerja di Era Hybrid Working/Remote Working: Strategi Mengatasi Isolasi Kerja di Era Hybrid Working/Remote Working Eko Yulianto
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 15 No. 01 (2026): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64694/jmrbi.v15i01.167

Abstract

Perkembangan sistem kerja hybrid dan remote working telah membawa perubahan signifikan dalam dinamika kerja organisasi. Di satu sisi, pola kerja ini memberikan fleksibilitas dan efisiensi, namun di sisi lain memunculkan permasalahan baru berupa isolasi kerja yang berdampak pada menurunnya interaksi sosial, keterikatan, dan kepuasan kerja karyawan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi knowledge management sebagai strategi organisasi dalam mengatasi isolasi kerja di era hybrid dan remote working. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan analisis dokumen terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik knowledge management yang efektif, melalui penguatan budaya berbagi pengetahuan, pemanfaatan teknologi kolaboratif, serta pembentukan komunitas praktik virtual, mampu meningkatkan konektivitas kerja dan mengurangi rasa terisolasi di kalangan karyawan. Implementasi knowledge management yang berorientasi pada manusia tidak hanya berperan dalam pengelolaan pengetahuan organisasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam menjaga keberlanjutan interaksi sosial dan kesejahteraan kerja di lingkungan kerja digital. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan strategi manajemen organisasi di era kerja fleksibel.
Perbedaan Gaya Belajar Mahasiswa Reguler dan Kelas Karyawan di STIE Manajemen Bisnis Indonesia Depok: Sebuah Studi Komparatif Eko Yulianto
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 14 No. 02 (2025): Agustus
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64694/jmrbi.v14i03.158

Abstract

Setiap mahasiswa memiliki gaya belajar yang unik, terlebih jika dilihat dari latar belakang dan peran kesehariannya. Penelitian ini membahas perbedaan gaya belajar antara mahasiswa reguler dan mahasiswa kelas karyawan di STIE Manajemen Bisnis Indonesia Depok. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa reguler cenderung menggunakan gaya belajar visual dan auditori, sementara mahasiswa kelas karyawan lebih banyak mengandalkan gaya belajar kinestetik dan belajar mandiri. Perbedaan ini dipengaruhi oleh usia, beban pekerjaan, motivasi, waktu belajar, dan kemampuan mengakses teknologi. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode pembelajaran yang fleksibel seperti blended learning dan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok mahasiswa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi dosen dan institusi pendidikan tinggi dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih inklusif dan efektif.