Aris Setiawan
Institut Seni Indonesia Surakarta, Surakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FUNGSI TALO BALAK DALAM PERTUNJUKAN WAYANG SEKELIK LAMPUNG Muhammad Setyo Mukti Wicaksono; Sunardi Sunardi; Aris Setiawan
PRASI Vol. 21 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v21i02.88685

Abstract

Wayang Sekelik merupakan salah satu kebudayaan daerah Lampung yang mengadopsi wayang jawa dalam penerapannya. Pertunjukan Wayang Sekelik selalu diiringi oleh kumpulan alat musik khas Lampung yang disebut dengan Talo Balak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi perangkat Talo Balak dalam pertunjukan Wayang Sekelik. Talo Balak merupakan alat musik ansambel khas Lampung yang hari ini masih dapat ditemukan dalam upacara adat, seni pertunjukan tradisional seperti tarian Lampung. Akan tetapi, saat ini Talo Balak memiliki kegunaan baru, yaitu sebagai pengiring pertunjukan Wayang Sekelik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menguraikan bagaimana Talo Balak di dalam pertunjukan Wayang Sekelik. Metode tersebut didukung dengan hasil observasi pertunjukan Wayang Sekelik baik secara langsung maupun melalui studi pustaka yang ditambah dengan wawancara untuk menambah validitas data. Hasil observasi kemudian dideskripsikan dan dianalisis dengan teori fungsi musik Alan P. Merriam. Empat fungsi musik yang digunakan dalam penelitian ini adalah fungsi pengungkapan emosional, fungsi hiburan, fungsi representasi perlambang, dan fungsi sebagai respon fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi dari Talo Balak di dalam pertunjukan Wayang Sekelik merupakan pembentuk suasana di dalam pertunjukan. Suasana tersebut dapat berupa riang gembira, kemarahan, atau kesedihan yang dapat dihayati penonton. Selain itu, Talo Balak juga berfungsi dalam memberikan respon dari pertunjukan yang dibawakan oleh pewarah sebagai aktor utama dalam Wayang Sekelik. Penggunaan Talo Balak di dalam Wayang Sekelik juga merupakan penegasan bahwa pertunjukan Wayang Sekelik menjadi identitas daerah Lampung.