Siti Rohmatul Ummah
Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTERFERENSI BAHASA DALAM FILM KELUAR MAIN 1994 KARYA ELVIN MIRADI DAN MOHAMMAD SABEG Waode Dewi Handayani; Rizky Fitriyanti Pradani; Siti Rohmatul Ummah; Devito Andharu; Sri Utami; Suhartawan Budianto
PRASI Vol. 21 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v21i02.105761

Abstract

Penelitian berjudul "Interferensi Bahasa Pada Film Keluar Main 1994" karya Elvin Miradi dan Mohammad Sabeg bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena interferensi bahasa. Film ini dengan durasi 107 menit, sebagai cerminan konteks sosial-budaya, menunjukkan adanya kontak bahasa, khususnya antara bahasa Indonesia dan ragam bahasa Makassar/daerah Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiolinguistik, data diperoleh melalui persamaan dan pencatatan dialog. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi wujud interferensi dan mengaitkannya dengan konteks sosial penutur, seperti latar belakang budaya, kebiasaan, dan lingkungan multibahasa. Faktor-faktor ini krusial dalam memahami motivasi di balik percampuran bahasa. Penelitian ini menghasilkan total 17 data interferensi. Data tersebut dikelompokkan menjadi: 2 interferensi leksikal, 3 gramatikal, 3 fonologis, 3 idiomatik, dan 6 campur kode. Hasil ini menegaskan bahwa film merupakan cerminan dinamika kebahasaan masyarakat dan menunjukkan bagaimana kontak bahasa berperan signifikan dalam membentuk gaya komunikasi penutur. Secara praktis, temuan ini memberikan wawasan tentang vitalitas bahasa daerah dan pola akulturasi linguistik dalam media film. Secara praktis, hasil penelitian ini juga berimplikasi terhadap pembelajaran bahasa di sekolah dan perguruan tinggi. Fenomena interferensi dalam film ini dapat dijadikan bahan ajar autentik dalam pembelajaran sosiolinguistik dan keterampilan berbahasa, terutama dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap variasi bahasa dan konteks penggunaannya dalam masyarakat multibahasa