Masitoh Masitoh
Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Kotabumi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE DALAM NOVEL NEGARABATIN NEGERI DI BALIK BUKIT KARYA UDO Z. KARZI Fadli Hidayat; Masitoh Masitoh; Meutia Rachmatia
PRASI Vol. 21 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v21i02.113852

Abstract

Studi ini mengkaji fenomena sosiolinguistik berupa campur kode dan alih kode yang terjadi dalam novel Negarabatin Negeri di Balik Bukit. Keberagaman sosial, serta budaya penutur yang terjadi di masyarakat sering memicu penggunaan kode bahasa yang beragam dalam pengiriman, dan penerimaan pesan, yang terjadi secara lisan maupun tulisan khususnya dalam karya sastra. Maksud dari studi ini adalah bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan faktor penyebab terjadinya campur kode maupun alih kode yang terjadi dalam novel. Cara yang digunakan dalam memaparkan hasil studi adalah deskriptif kualitatif. Data studi bersumber dari novel Negarabatin Negeri di Balik Bukit cetakan pertama tahun 2022. Data dikumpulkan menggunakan metode baca, simak, dan catat, yaitu dengan membaca secara teliti, menandai, dan mencatat satuan kebahasaan yang terdapat unsur alih kode maupun campur kode. Terdapat 213 hasil keseluruhan data. Total data campur kode sebanyak 191 data dan, 22 data alih kode. Temuan jenis campur kode dalam novel meliputi campur kode ke dalam yang didominasi penyisipan bahasa Lampung, campur kode ke luar, dan campur kode campuran. Alih kode dapat diklasifikasikan  menjadi alih kode kedalam dan keluar. Faktor yang menyebabkan terjadinya fenomena ini yaitu: faktor kebahasaan dan faktor non-kebahasaan seperti sikap penutur, lawan tutur, pokok pembicaraan, hingga upaya untuk membangkitkan rasa humor. Dapat disimpulkan bahwa novel yang menggunaan campur kode dan alih kode, berfungsi untuk memrepresentasikan kekayaan budaya dan identitas lokal Lampung serta memperkuat latar cerita.