Siswadi Siswadi
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Asuh Orang Tua Tunggal dalam Pembentukan Karakter Religius dan Sosisal Anak Usia Sekolah Dasar Awal Hartono Hartono; Hanalia Pertiwi; Edi Setiawan; Siswadi Siswadi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1887

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas peran orang tua single parent dalam membentuk karakter anak pada jenjang kelas rendah, di tengah keterbatasan ekonomi, waktu, dan pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pola asuh orang tua single parent dalam pembentukan karakter anak kelas rendah (kelas 1–3) di Desa Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan rancangan studi kasus. Subjek penelitian adalah tiga ibu single parent, sedangkan objek penelitian adalah anak kelas rendah yang diasuh oleh ibu single parent. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua single parent tidak bersifat tunggal, melainkan merupakan kombinasi pola asuh otoriter, demokratis, dan permisif yang diterapkan secara situasional. Pola asuh demokratis menjadi pola dominan dalam pembentukan karakter anak, khususnya pada aspek tanggung jawab, kejujuran, dan kemandirian, sementara pola asuh otoriter digunakan untuk menanamkan nilai religius dan kedisiplinan dasar. Namun, keterbatasan pengawasan menyebabkan kecenderungan permisif dalam lingkungan pergaulan anak. Temuan ini menunjukkan bahwa pola asuh single parent bersifat adaptif dan kontekstual dalam pembentukan karakter anak kelas rendah.