Nurul Jamilatul Jannah
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Islam Madura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Habituasi Kemandirian Anak Usia Dini melalui Practical Life Activity dalam Pembelajaran Berbasis Montessori Nurul Jamilatul Jannah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan habituasi kemandirian anak usia dini melalui practical life activity di TK Bina Kalam Kecamatan Pakong. Kemandirian merupakan salah satu aspek perkembangan penting yang perlu ditanamkan sejak dini. Practical life activity merupakan kegiatan kehidupan praktis yang dirancang untuk membantu anak mengembangkan kemampuan merawat diri, merawat lingkungan, dan bersosialisasi secara mandiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, dua orang guru, dan sepuluh anak usia 4-6 tahun di TK Bina Kalam Kecamatan Pakong. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) TK Bina Kalam menerapkan practical life activity secara terstruktur dan terjadwal dalam kegiatan harian; (2) habituasi kemandirian anak terbentuk melalui pembiasaan kegiatan makan sendiri, mencuci tangan, merapikan mainan, dan berpakaian mandiri; (3) peran guru sebagai fasilitator dan motivator sangat menentukan keberhasilan habituasi kemandirian; (4) dukungan orang tua di rumah memperkuat pembiasaan yang telah dilakukan di sekolah. Kesimpulannya, practical life activity yang dilaksanakan secara konsisten dan berulang terbukti efektif membangun habituasi kemandirian anak usia dini.