Sevira Filensa
Farmasai, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui KKN Multidisiplin Berbasis UMKM dan Kesehatan Lingkungan Nur Aminudin; Lukman Alfariz; Vina Akmalia; Iin Triana; Seli Oktaviana; Abelian Saputri; Dimas; Niken Yulia Fantika; Sevira Filensa
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v6i1.14266

Abstract

Permasalahan yang dihadapi masyarakat desa umumnya berkaitan dengan keterbatasan kapasitas pengelolaan usaha mikro, rendahnya literasi digital, serta masih kurangnya kesadaran terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan partisipasi sosial. Kondisi tersebut mendorong perlunya program pengabdian masyarakat yang bersifat integratif dan partisipatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) multidisiplin yang berfokus pada penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta peningkatan kesadaran kesehatan lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi dan identifikasi kebutuhan, sosialisasi program, pelatihan dan pendampingan UMKM, edukasi PHBS, serta penguatan partisipasi sosial masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terkait pengelolaan usaha sederhana, perbaikan kemasan produk, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Selain itu, kegiatan edukasi PHBS berkontribusi terhadap meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan keterlibatan dalam kegiatan kesehatan serta gotong royong. Secara keseluruhan, program KKN multidisiplin ini mampu mendorong perubahan awal pada aspek ekonomi, kesehatan, dan sosial masyarakat. Kegiatan pengabdian ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat desa yang berkelanjutan melalui kolaborasi multidisiplin dan keterlibatan aktif masyarakat.