Devi Lestari
Prodi D-III Sanitasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Klasifikasi Logo Obat dan Penggunaan Antibiotik secara Rasional selama Ramadhan pada Kelompok Ibu Peserta Posyandu di Wilayah Pesisir Desa Lalonggombu Nur Hatidjah Awaliyah Halid; Eka Dharma Putra Marhanto; Himaniarwati; Risky Juliansyah Putri; Firmansyah; Rahmat Hidayat; Krisna Indrawan; Misna Wati; Nur Aisyah; Devi Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1692

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman masyarakat, khususnya kelompok ibu peserta Posyandu di wilayah pesisir Desa Lalonggombu, mengenai klasifikasi logo obat dan penggunaan antibiotik secara rasional selama bulan Ramadhan. Perubahan pola makan dan jadwal konsumsi obat pada saat berpuasa dapat mempengaruhi kepatuhan terapi serta meningkatkan risiko penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan kelompok ibu peserta Posyandu mengenai identifikasi logo kemasan obat serta prinsip penggunaan antibiotik secara rasional. Metode pelaksanaan dilakukan melalui edukasi tatap muka interaktif dengan media leaflet dan diskusi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan secara deskriptif dengan skala 0–100. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 55,0 pada pre-test menjadi 75,0 pada post-test. Peningkatan ini menggambarkan adanya perbaikan pemahaman peserta setelah diberikan edukasi. Kesimpulan kegiatan ini adalah edukasi klasifikasi logo obat dan penggunaan antibiotik secara rasional dapat meningkatkan pengetahuan kelompok ibu peserta Posyandu di wilayah pesisir, sehingga berpotensi mendukung penggunaan obat yang lebih aman dan tepat di tingkat rumah tangga.