Sarlinda
Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan dan Pengelolaan Minuman Bunga Telang Untuk Kesehatan Masyarakat Kelurahan Labibia Aulia Rahmin Putri; Fitriani W.Alani; Juliana Baco; Mulyadi Prasetyo; Ayu Prada Nita; Desri Mawaddayanti; Sarlinda; Muh. Chezar; Febrianti; Sukma Irmayanti; Anisa Damayanti; Ratna Ningsih; Sitti Retri Amulia; Dita Melani Saputri; Wa Ode Amina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1723

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tanaman herbal yang mudah tumbuh di daerah beriklim tropis dan banyak ditemukan di pekarangan rumah masyarakat. Tanaman ini mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti antosianin, flavonoid, alkaloid, dan senyawa fenolik yang berperan sebagai antioksidan alami sehingga berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional. Meskipun bunga telang cukup banyak ditemukan di Kelurahan Labibia, pemanfaatannya oleh masyarakat masih rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat kesehatan serta cara pengolahan bunga telang menjadi produk yang bernilai guna. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat dan pemanfaatan bunga telang dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat Kelurahan Labibia mengenai manfaat dan pemanfaatan bunga telang (Clitoria ternatea L.) sebagai tanaman herbal yang dapat diolah menjadi produk pangan fungsional. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan ceramah, diskusi interaktif, serta demonstrasi pengolahan bunga telang kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 36,7% peserta mampu menjelaskan kandungan bunga telang sebagai sumber antioksidan, 33,3% peserta mampu menjelaskan manfaat bunga telang bagi kesehatan, 23,3% peserta dapat menyebutkan penyakit yang dapat dibantu dengan pemanfaatan bunga telang, dan hanya 6,7% peserta yang masih belum memahami materi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan edukasi mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dan pengolahan bunga telang.