Alya Shelomita Putry Zulfy
Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Kesehatan: Pencegahan Stunting Sebagai Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Balita Di Kelurahan Lapulu, Kota Kendari Firnadus Belawing; Firhani Anggriani Syafrie; Mus Ifaya; Bai Arthur Ridwan; Citrawati; Dian Pratiwi; Mudhmainna Husain; Alya Shelomita Putry Zulfy; Insan Melani Putri; Azzahra Algafari; Eka Tiara; Putri Handayani; Nur Halisah Mesi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1724

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sehingga berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah melalui edukasi kesehatan mengenai gizi keluarga kepada masyarakat. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kader posyandu serta ibu balita tentang pencegahan stunting melalui penerapan gizi keluarga yang baik. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 08 Mei 2026 di Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas kader posyandu dan ibu balita. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan edukasi, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengertian stunting, faktor penyebab, dampak stunting, pentingnya gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, MPASI, pola asuh, serta upaya pencegahan stunting pada 1.000 HPK. Media yang digunakan berupa presentasi dan poster edukasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta dan pengisian post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respons positif, aktif dalam diskusi, dan mengalami peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan stunting dan pentingnya gizi keluarga. Hal ini didukung oleh hasil post test dari 19 peserta dengan rata-rata 70,53 meningkat menjadi 87,89, yaitu sebesar 24,62% dari nilai pre test. Berdasarkan hasil tersebut, kegiatan edukasi kesehatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman kader posyandu dan ibu balita sehingga mendukung upaya pencegahan stunting di masyarakat secara berkelanjutan.