Meylinda Anggraini
Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati Bandar Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Efektivitas Kombinasi Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.)) dan Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper ornatum) Terhadap Diameter Luka Bakar Meylinda Anggraini; Annisa Primadiamanti; Gusti Ayu Rai Saputri
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v12i1.940

Abstract

Luka bakar derajat III merupakan cedera serius yang merusak jaringan secara mendalam, memerlukan perawatan efektif termasuk tanaman herbal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas salep kombinasi ekstrak etanol daun binahong (Anredera cordifolia) dan sirih merah (Piper ornatum) terhadap penyembuhan luka bakar derajat III pada 6 ekor kelinci jantan (unit analisis: per hewan, masing-masing 3 luka punggung). Salep diformulasikan dalam tiga variasi F1 (3g binahong:3g sirih merah), F2 (2g:4g), F3 (4g:2g), kelompok normal, kontrol negatif (basis salep), kontrol positif (povidone iodine 10%), dengan tiga kali perlakuan. Pengamatan 21 hari mencakup penurunan diameter luka F1 (1,75 ± 0,10), F2 (1,65 ± 0,34), F3 (1,12 ± 0,46) dengan persentase tertinggi pada F1 88%. Waktu epitelisasi (skala hari, F1 tercepat rata-rata hari ke-8). Kerapatan kolagen (skala histopatologi 0–3: 0=tidak ada, 1=menyebar tipis, 2=menyebar sedang tampak penyatuan, 3=memadat/terikat sempurna) dengan hasil histopatologi yang diperoleh yaitu F2 dan F3 skor 3, kontrol normal dan kontrol positif skor 2, kontrol negatif dan F1 skor 1. Uji ANOVA pada diameter menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar kelompok (p=0,108). Secara deskriptif, F1 menunjukkan penurunan diameter dan epitelisasi tercepat, sementara F2 dan F3 optimal pada kolagen, mengindikasikan potensi kombinasi untuk penyembuhan luka meski tanpa signifikansi statistik p = 0,108.