Tanaman kitolod mengandung senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan. Emulgel salah satu jenis produk semipadat yang merupakan kombinasi sistem emulsi dan gel, sehingga memiliki keuntungan dalam kenyamanan penggunaan dan daya sebar pada sediaan topikal. Ekstrak daun kitolod diformulasikan dalam sediaan topikal berpotensi mengatasi permasalahan kulit dalam menangkal radikal bebas. Daun kitolod berpotensi sebagai antioksidan karena mengandung senyawa flavonoid. Salah satu bahan pembentuk emulgel yaitu carbopol-940 sebagai Gelling agent yang bermanfaat untuk membentuk viskositas dan memperbaiki sifat fisik serta reologi sediaan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi carbopol-940 sebagai Gelling agent pada karakteristik fisik dan stabilitas fisik terhadap sediaan emulgel. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Emulgel dibuat dengan variasi konsentrasi carbopol-940 sebesar 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%, dengan masing-masing formula dilakukan pengujian 3x replikasi. Emulgel dilakukan evaluasi fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya lekat, daya sebar, pH, viskositas, sineresis, tipe emulsi, stabilitas fisik, serta uji hedonik. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, dilanjutkan dengan One Way Anova untuk data berdistribusi normal (p > 0,05) atau uji Kruskal-Wallis untuk data tidak normal. Uji hedonik dengan hasil signifikan (p < 0,05) dilanjutkan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan variasi konsentrasi carbopol-940 sebagai Gelling agent mempengaruhi karakteristik fisik dan stabilitas fisik terhadap sediaan emulgel. Formula 1 dengan konsentrasi carbopol-940 1% menunjukkan hasil terbaik berdasarkan parameter viskositas, daya sebar, daya lekat, pH, stabilitas fisik selama penyimpanan, serta tingkat kesukaan panelis pada uji hedonik terutama pada parameter tekstur.