Usman Sartoyo
Universitas Kebangsaan Republik Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Reproduksi Stackelberg Game untuk Efisiensi Energi Multi-carrier 5G Sub-6 GHz Ega Rizki; Usman Sartoyo; Arini Retnoningsih
Jurnal Riset Rekayasa Elektro Vol. 8 No. 1 (2026): JRRE VOL 8 NO 1 JUNI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrre.v8i1.30816

Abstract

Penerapan jaringan 5G pada pita frekuensi Sub-6 GHz menghadapi tantangan dalam efisiensi energi dan pengalokasian daya, terutama pada sistem multi-carrier dengan jumlah carrier yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa skema kendali daya berbasis permainan Stackelberg dua-pengguna multi-carrier pada lingkungan 5G modern serta mengevaluasi pengaruh jumlah carrier dan korelasi antar carrier terhadap kinerja sistem. Metode penelitian menggunakan simulasi numerik berbasis Monte Carlo dengan model kanal 3GPP TR 38.901 untuk skenario Urban Macro pada frekuensi 3,5 GHz. Algoritma backward induction diterapkan untuk memperoleh Stackelberg Equilibrium pada konfigurasi K = 2, 4, 8, dan 16 carrier dengan variasi korelasi ρ = 0; 0,3; 0,5; dan 0,7. Hasil simulasi menunjukkan bahwa model dapat direproduksi secara konsisten dengan deviasi maksimum sebesar 0,22% pada nilai utilitas energi dibandingkan hasil referensi. Peningkatan jumlah carrier dari K = 2 menjadi K = 8 meningkatkan efisiensi energi sebesar 15,6%, sedangkan peningkatan hingga K = 16 hanya memberikan kenaikan marginal sebesar 0,4%. Nilai Orthogonalization Index menurun dari 1,00 menjadi 0,94 ketika jumlah carrier meningkat dari 4 menjadi 16. Pada kondisi korelasi tinggi (ρ = 0,7), efisiensi spektrum menurun sebesar 6,6% dan efisiensi energi menurun sebesar 4,4%. Selain itu, skema Stackelberg menunjukkan ketahanan kinerja yang lebih baik dibandingkan pendekatan Nash dengan selisih degradasi sebesar 3,2% pada kondisi korelasi tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Stackelberg tetap efektif untuk sistem 5G Sub-6 GHz dengan jumlah carrier optimal pada K = 8 dan batas korelasi efektif hingga ρ = 0,5 untuk mempertahankan orthogonalization yang tinggi.