Yuwin Rustam Saleh
Prodi Tadris Bahasa Inggris, FITK, IAIN Sultan Amai Gorontalo, Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Guru Bahasa Inggris dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di tingkat Madrasah Tsanawiyah Enni Akhmad; Yuwin Rustam Saleh; Nur Wahidah Thayib Pido; Sintiya S. Daud; Nur Fidyah Kaluku; Lukman Arsyad
Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v4i2.391

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pendampingan guru bahasa Inggris dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka pada tingkat Madrasah Tsanawiyah. Penelitian ini hadir untuk mengisi kekosongan informasi mengenai integrasi pendampingan perangkat pembelajaran dan implementasinya pada mata pelajaran Bahasa Inggris di madrasah tsanawiyah, yang jarang dikaji dalam penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode Community Based Research (CBR) dengan model Cooperative Inquiry yang melibatkan dua orang guru bahasa Inggris sebagai mitra utama dalam proses penyusunan perangkat pembelajaran dan implementasi pembelajaran di kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui in-job training dan on-job training selama empat kali pertemuan dengan durasi 32 JPL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru menganalisis capaian pembelajaran, menyusun ATP, merancang modul ajar, dan menerapkan pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran mendalam meningkat. Guru juga mampu mengimplementasikan kurikulum merdeka dengan pendekatan pembelajaran mendalam, sehingga target pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Kesimpulan penelitian ini adalah pendampingan guru oleh dosen sebagai mitra sekolah dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan guru dan kemampuan siswa. Implikasi penelitian ini adalah sangat penting menjalin kemitraan antara sekolah dan perguruan tinggi, karena dua lembaga tersebut saling membutuhkan untuk melahirkan dosen, guru, dan siswa yang memiliki kompetensi yang baik. This study aims to describe the process of teacher mentoring in implementing the Merdeka Curriculum (Kurikulum Merdeka) for English language instruction at the Madrasah Tsanawiyah level. The research addresses a gap in the existing literature concerning the integration of instructional device development and its implementation within English subject teaching at Islamic junior secondary schools, a context that has received limited scholarly attention. Employing a Community-Based Research (CBR) approach through a Cooperative Inquiry model, the study engaged two English language teachers as primary partners in the collaborative process of designing learning tools and implementing classroom instruction. Data were collected through a combination of in-job training and on-job training across four sessions totaling 32 teaching hours (JPL). The findings indicate significant improvements in teachers' ability to analyze learning outcomes (capaian pembelajaran), develop learning objective sequences (Alur Tujuan Pembelajaran/ATP), design instructional modules (modul ajar), and apply a deep learning instructional approach (pembelajaran mendalam). Furthermore, both teachers demonstrated the capacity to implement the Merdeka Curriculum through the deep learning approach, enabling the attainment of targeted learning outcomes. This study concludes that faculty-led mentoring as a school partnership model is essential for enhancing both teacher competence and student achievement. The implications underscore the critical importance of establishing sustained partnerships between secondary schools and higher education institutions, as both sectors are mutually dependent in cultivating competent academics, educators, and learners.